Pemkab Wonogiri Gali Ikon Desa Melalui Bursa Inovasi

Acara ini bertujuan agar masing-masing desa di Kabupaten Wonogiri dapat memberi inovasi kepada desa lain, untuk mengembangkan desanya.

Pemkab Wonogiri Gali Ikon Desa Melalui Bursa Inovasi
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Penandatangan MOU PT Dua Kelinci dengan BUMDes Paranggupito dalam acara Bursa Inovasi Desa di Gor Giri Mandala, Wonogiri, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar acara bertajuk Bursa Inovasi Desa di Gor Giri Mandala, Wonogiri, Jateng, Kamis (8/11/2018).

Acara ini bertujuan agar masing-masing desa di Kabupaten Wonogiri dapat memberi inovasi kepada desa lain, untuk mengembangkan desanya melalui Badan Usaha Desa (BUMDes).

Panitia menyediakan 42 stan untuk peserta memamerkan kreasi dan inovasinya.

Menurut Hadir, Tenaga Ahli Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Wonogiri, desa harus bisa membidik ekonomi lokal, agar dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur desa.

Karya Bakti, Koramil Jatiroto Kodim Wonogiri Bantu Renovasi Masjid

"Seperti kata Bupati (Joko Sutopo), satu desa harus memiliki satu inovasi, sehinggal acara ini diharapkan mampu menuju pembangunan yang berkualitas," ujar Hadir.

Selama ini menurutnya, Pemerintah Kabupaten Wonogiri terus berupaya, agar desa dapat mandiri dan bisa menggali potensi-potensi yang dimiliki daerah.

"Potensi-potensi desa itu kelak bisa jadi ikon desa" imbuh Hadir.

Adapun, Bursa Inovasi Desa dihadiri oleh ratusan warga dan seluruh kepala desa se-Kabupaten Wonogiri.

"Kami mengundang semua Kepala Desa agar bisa saling belajar dengan desa lain" ujar dia.

Bursa Inovasi Desa di Gor Giri Mandala, Wonogiri, ini diselenggarakan dari pagi hingga sore hari. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved