Peringati Hari Wayang Sedunia, Mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Pamerkan Wayang Milenial

Sebagai bentuk kepedulian akan seni wayang kulit, Prodi DKV FSRD ISI Surakarta menggelar event bertajuk Kita Peduli Wayang, Kita Lestarikan Masa Depan

Peringati Hari Wayang Sedunia, Mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Pamerkan Wayang Milenial
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Beragam wayang milenial dipajang saat hari wayang dunia, Solo, Rabu (7/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebagai bentuk kepedulian akan seni wayang kulit, Prodi DKV FSRD ISI Surakarta menggelar event bertajuk Kita Peduli Wayang, Kita Lestarikan Masa Depan.

Kegiatan ini diadakan Rabu, (7/11/2018) di halaman KB -TK Surya Mentari, Gondang, Manahan.

Dalam hal ini, ISI Surakarta bekerja sama dengan Komunikotavisual dan TK - KB Surya Mentari, Gondang, Surakarta.

Menurut rilis yang diterima Tribunsolo.com, anak didik dari kelompok bermain dan taman kanak-kanak ini akan berekspresi mewarnai 80 lembar kertas ukuran A4 dengan tokoh wayang kulit yang beragam

Seperti Gareng, Petruk, Bagong , Semar, Pandawa, Hanoman, dan karakter wayang kulit lainnya.

Jokowi Luncurkan Making Indonesia 4.0 untuk Mempersiapkan Revolusi Industri

Siswa TK saat mengamati wayang milenial di hari wayang, Solo, Rabu, (7/11/2018)
Siswa TK saat mengamati wayang milenial di hari wayang, Solo, Rabu, (7/11/2018) (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Event kreatif ini juga memajang sekitar 60 karakter wayang kulit alternatif yang dinamakan Wayang Millenial.

"Wayang ini dipajang pada batang pisang dengan ukuran sekitar 2 meter sebagai referensi siswa KB-TK dalam mewarnai dalam kertas yang sudah disediakan," kata Dosen Pengampu, Rendya Adi Kurniawan, S.Sn., M.Sn Kamis (8/11/2018) siang.

Karakter Wayang Millenial ini juga sebagai salah satu hasil tugas mata kuliah Ilustrasi Terapan dari mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Angkatan 2017.

"Event kreatif bertujuan untuk memperingati Hari Wayang se-Dunia yang diperingati tiap tanggal 7 November," katanya.

"Kegiatan ini juga akan mengajak setiap anak untuk dikenalkan seni tradisi wayang kulit sejak dini," katanya.

Sehingga diharapkan anak anak dapat melestarikan dan mengembangkan potensi wayang kulit di masa depan nantinya.

Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga Bakal Dimulai Desember 2018

Kegiatan ini juga untuk melatih mahasiswa dalam berkarya.

Sekaligus juga berperan untuk media edukasi khususnya seni tradisi.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved