Zumi Zola Dituntut 8 Tahun Penjara, KPK: Tuntutan Itu Sudah Cukup

Febri Diansyah mengatakan, tuntutan delapan tahun penjara yang disampaikan jaksa KPK terhadap terdakwa Zumi Zola dinilai sudah proporsional.

Zumi Zola Dituntut 8 Tahun Penjara, KPK: Tuntutan Itu Sudah Cukup
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Tersangka kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun 2018 Zumi Zola mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/4/2018). KPK resmi menahan Gubernur Jambi Zumi Zola usai diperiksa selama sekitar sembilan jam. 

TRIBUNSOLO.COM - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, tuntutan delapan tahun penjara yang disampaikan jaksa KPK terhadap terdakwa Zumi Zola dinilai sudah proporsional.

Gubernur nonaktif Jambi itu juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan lainnya, jaksa meminta majelis hakim mencabut hak politik Zumi selama lima tahun usai menjalani pidana pokoknya.

"Ya, tuntutan itu sudah cukup ya, yang dilakukan oleh jaksa penuntut umum dan kemudian diusulkan pada pimpinan," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Pemain Sinetron Tendangan Si Madun Ditangkap Polisi karena Narkoba

Sebab, kata dia, KPK juga menghargai sikap kooperatif Zumi selama proses penyidikan maupun pada persidangan.

"Dalam beberapa kali pemeriksaan dan di persidangan juga terbaca, terdakwa mengakui beberapa perbuatan. Dan kami mempertimbangkan hal tersebut sehingga tuntutannya menjadi delapan tahun," kata Febri.

Dalam pertimbangan jaksa, perbuatan Zumi tak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Zumi juga dinilai mencederai kepercayaan yang diberikan masyarakat.

"Hal-hal meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa telah kooperatif dan terus terang. Terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa berlaku sopan selama persidangan," ujar jaksa Iskandar Marwanto saat membacakan amar tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Menurut jaksa, Zumi menerima gratifikasi sebesar lebih dari Rp 40 miliar. Zumi juga disebutkan menerima 177.000 dollar Amerika Serikat dan 100.000 dollar Singapura. Selain itu, 1 unit Toyota Alphard.

Keluarga Korban Trauma dan Tidak Mau Naik Pesawat Lion Air Lagi

Zumi juga disebutkan menggunakan hasil gratifikasi itu untuk membiayai keperluan pribadi dia dan keluarganya.

Menurut jaksa, Zumi juga menyuap 53 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, serta menyuap para anggota Dewan senilai total Rp 16,34 miliar.

Suap tersebut diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 (RAPERDA APBD TA 2017) menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2017.

Kemudian, agar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 (RAPERDA APBD TA 2018) menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2018. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Anggap Tuntutan 8 Tahun Penjara terhadap Zumi Zola Proporsional"
Penulis : Dylan Aprialdo Rachman

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved