HUT ke-1 Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia Bakal Dihelat di Solo

Acara tersebut akan terselenggara pada Sabtu, 10 November 2018, pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB.

HUT ke-1 Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia Bakal Dihelat di Solo
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
dr. Warigit Dri Atmoko, Sp.PD, M.Kes (kanan) dan dr. Agus Joko Susanto Sp.PD-KAI, FINASIM (kiri) saat acara jumpa pers HUT ke-1 Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia, di RSUD Dr Moewardi, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia bekerjasama dengan Divisi Alergi Imunologi Klinik, Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS) dan RSUD Dr Moewardi Surakarta, akan menyelenggarakan kegiatan HUT ke-1 Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia dan Gathering Orang dengan Autoimun (Odamun).

Acara tersebut akan terselenggara pada Sabtu, 10 November 2018, pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Bertempat di Hotel Adhiwangsa, Jalan Adi Sucipto Nomor 146, Jajar, Laweyan, Surakarta.

Ketua Sjogren's Syndrome Indonesia, Warigit Dri Atmoko, menyebutkan Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia berdiri sejak 8 juli 2017 sebagai wadah pusat informasi dan edukasi Sjogren's Syndrome di Indonesia.

Tembok RSUD Semanggi Retak, Komisi IV DPRD Solo Tegur Pemborong Pertimbangkan Efek Jangka Panjang

Nantinya dalam kegiatan HUT ke-1 tersebut, rencananya akan dihadiri oleh sekitar 300 orang.

Yang terdiri dari Pengurus Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia, Penyintas Sjogren's Syndrome, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dan Puskesmas di eks Karesidenan Surakarta.

Dan juga dokter spesialis, dokter umum, juga Yayasan penyakit Autoimun lain nya seperti Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia, Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia, Yayasan Sahabat Rheumatoid Arthritis, Yayasan Scleroderma Indonesia, dan Yayasan Lupus Indonesia.

"Acara bertujuan untuk menjalin keakraban dan kerjasama antar semua yayasan sehingga dapat menyatukan visi dan misi dari semua sama berjuang dalam mengedukasi masyarakat," katanya kepada awak media, dalam acara jumpa pers HUT ke-1 Yayasan Sjogren's Syndrome Indonesia, di RSUD Dr Moewardi, Kamis (8/11/2018).

Adanya acara tersebut juga untuk mengoptimalkan edukasi tentang penyakit autoimun, Sjogren's Syndrome ini.

"Sekaligus ini mendukung para odamun untuk tetap semangat terus fokus di kesehatan mereka," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved