Jokowi : Sering Bikin Takut Masyarakat, Itu Namanya Politik Genderuwo

Sebutan itu disematkan Jokowi untuk para politikus yang tidak beretika baik dan kerap menyebarkan propaganda

Jokowi : Sering Bikin Takut Masyarakat, Itu Namanya Politik Genderuwo
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo menghadiri acara 50 tahun Kadin di Jakarta, Senin (24/9/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Setelah sebelumnya sempat menyindir politikus yang tak beretika dengan sebutan "sontoloyo", Presiden RI Joko Widodo melontarkan sebutan " genderuwo".

Sebutan itu disematkan Jokowi untuk para politikus yang tidak beretika baik dan kerap menyebarkan propaganda untuk menakut-nakuti masyarakat.

Pasalnya, lanjut Jokowi, pada tahun politik seperti saat ini, banyak politikus yang pandai memengaruhi.

"Yang tidak pakai etika politik yang baik"

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Dibuka pada 19 November 2018

"Tidak pakai sopan santun politik yang baik"

"Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran," kata Jokowi saat membagikan 3.000 sertifikat tanah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11/2018).

Tak hanya itu, menurut Jokowi, setelah menakut-nakuti rakyat, para politikus itu kerap membuat sebuah ketidakpastian dan menggiring masyarakat menuju ketakutan.

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika"

"Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Enggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti," ungkapnya.

Konflik Dewi Perssik dengan Rosa Meldianti, Penerawangan Mbak You: Depe Kalau Tak Disulut Tak Teriak

"Jangan sampai seperti itu"

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved