Sang Cucu Ungkap Keinginan Terakhir Mbah Loso Legenda Teh Ginastel, sebelum Meninggal Dunia

Wiji Atmo Parwiro Loso, legenda peracik teh ginastel, menghembuskan napas terakhir pada Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.

Sang Cucu Ungkap Keinginan Terakhir Mbah Loso Legenda Teh Ginastel, sebelum Meninggal Dunia
Instagram/tentangkaranganyar
Mbah Loso, peracik teh legendaris asal Karanganyar meninggal dunia 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kabar duka datang dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Wiji Atmo Parwiro Loso, legenda peracik teh ginastel, menghembuskan napas terakhir pada Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.

Mbah Loso, sapaannya, meninggal setelah berjuang melawan sakit pada bahu kanannya selama empat bulan terakhir.

Peracik Teh Ginastel Legendaris Karanganyar, Mbah Loso Meninggal Dunia

“Beliau sempat jatuh saat Lebaran lalu, akhirnya bahu kanan patah mengalami cedera,” kata Aji Surya Pamungkas, cucu Mbah Loso, kepada TribunSolo.com, Jumat (9/11/2018).

Sebelum meninggal, Mbah Loso sempat mengungkapkan keinginannya.

Aji mengatakan, Mbah Loso ingin bertemu dengan anak-anaknya di kediamannya.

Hal itu pun terwujud.

Anak-anaknya yang berdomisili di sekitar Karanganyar datang untuk melihat keadaan ibu mereka. 

“Akhir-akhir ini keluarga terus datang menjenguk, memberi makan Beliau.”

“Kemarin (Kamis) pagi beliau mengatakan ingin bertemu anaknya yang belum ada di rumah, disuruh datang semua dan akhirnya datang,” ucap Aji.

Pemilik Wedangan dan Peracik Teh Legendaris Asal Karanganyar, Mbah Loso Meninggal Dunia

Kabar meninggalnya Mbah Loso beredar luas di masyarakat Karanganyar.

Ratusan pelayat pun terlihat memenuhi rumah duka, Ngloji RT02/04, Karanganyar.

Keluarga memakamkan Mbah Loso di TPU Astanalaya Jetis, Karanganyar, tak jauh dari kediamannya.(*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved