Polisi Pastikan 3 Korban Tewas dan 20 Luka-luka dalam Tragedi Acara Surabaya Membara

Polisi berhasil mengidentifikasi 3 korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di viaduk Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam.

Polisi Pastikan 3 Korban Tewas dan 20 Luka-luka dalam Tragedi Acara Surabaya Membara
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Viaduk dekat Jalan Pahlawan yang menjadi lokasi tragedi viaduk "Surabaya Membara," Jumat (9/11/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Polisi berhasil mengidentifikasi 3 korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di viaduk Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam.

Menurut keterangan polisi, satu orang meninggal karena terlindas kereta api.

Sementara dua korban tewas lainnya disebabkan karena terjatuh dari atas viaduk.

Korban karena terlindas kereta api atas nama Helmi Suryawijaya (13) warga Karang Tembok Gang 5, Surabaya.

Setelah Olah TKP, Polisi Akan Periksa Panitia Penyelenggara Surabaya Membara

Sementara korban terjatuh adalah Erikawati (9) warga Jalan Kalimas Baru No. 61, Surabaya, dan Bagus Ananda (17) warga Jalan Ikan Gurami 6/27, Surabaya.

Kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, jenazah atas nama Helmi dan Erikawati dievakuasi di RSU dr Soetomo, sementara Bagus Ananda dievakuasi di RSUD Soewandhie.

Selain menewaskan 3 orang, peristiwa itu. juga mengakibatkan 20 warga lainnya mengalami luka berat dan luka ringan.

"Yang di rumah sakit sudah ada beberapa yang pulang ke rumah masing-masing" jelasnya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Jenazah Salah Satu Penonton Drama Kolosal Surabaya Membara Dibawa ke Rumah Duka di Bangkalan

Seperti diketahui, pagelaran drama kolosal Surabaya Membara adalah tontonan rutin setiap tahun untuk warga Surabaya untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November.

Lokasi digelar di sekitar monumen tugu pahlawan di Jalan Pahlawan Surabaya. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tragedi Acara Surabaya Membara, Polisi Pastikan 3 Korban Tewas dan 20 Luka-luka"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved