OJK Sedang Mematangkan Pembuatan Regulasi Perusahaan Efek Daerah

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, mengatakan perusahaan efek di daerah nantinya dimaksudkan juga untuk menumbuhkan jumlah investor.

OJK Sedang Mematangkan Pembuatan Regulasi Perusahaan Efek Daerah
TRIBUNSOLO.COM/Garudea Prabawati
Ilustrasi, dari kanan ke kiri, para pemimpin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Pusat saat di Hotel Novotel Solo, beberapa waktu lalu.  

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pertumbuhan jumlah investor dalam negeri.

Satu di antaranya dengan persiapan regulasi terkait penyediaan perusahaan efek daerah. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, mengatakan perusahaan efek di daerah nantinya dimaksudkan juga untuk menumbuhkan jumlah investor dalam negeri.

"Karena saat saat ini jumlah investor dalam neger masih kurang dari satu juta, sementara jumlah penduduk kita di kisaran 260 juta," katanya kepada wartawan, Minggu (18/11/2018).

Harapannya nanti,  syarat perusahaan efek daerah akan lebih ringan, misalnya,modal di bawah Rp 5 miliar.

Sehingga, berkat wacana pembentukan perusahaan efek daerah ini diharapkan dapat mempercepat dan mampu meningkatkan jumlah para investor dalam negeri.

Terutama agar bisa menyasar hingga ke daerah, karena saat ini mayoritas usaha lebih banyak berkembang di Ibu Kota

Adapun hasil pemetaan sementara oleh OJK, potensi daerah untuk membentuk perusahaan efek dirasa cukup besar khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Namun demikian tidak menutup kemungkinan badan usaha lain di luar BPD yang sudah mampu dan memenuhi syarat. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved