Laporan BEI, Gerak Investor di Indonesia Masih Terpusat di Pulau Jawa

Sementara terendah, pergerakan investor nasional ada di Maluku dan Papua, prosentasenya 1,14 persen dari seluruh investor di Indonesia.

Laporan BEI, Gerak Investor di Indonesia Masih Terpusat di Pulau Jawa
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait prosentase investor domestik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan tingkat pemerataan investor di Indonesia masih belum optimal.

Menurut data yang dihimpun Tribunsolo.com dari BEI, gerak investor sebagian besar masih terpusat di pulau Jawa saja.

Prosentasenya Pulau Jawa hingga 70 persen, dengan total aset Rp 2.049,90 triliun.

Sementara terendah, pergerakan investor nasional ada di Maluku dan Papua, prosentasenya 1,14 persen dari seluruh investor di Indonesia.

BEI: Penerapan T+2 Kurangi Risiko dalam Bertransaksi hingga 30 Persen

Total asetnya yakni hanya Rp 1,25 triliun atau hanya 0,06 persen dari total aset yang ada.

Sedangkan untuk urutan kedua setelah Jawa yakni di pulau Sumatera dengan prosentasenya 14,35 persen dari total investor.

Sementara total asetnya yakni, Rp 32,30 triliun atau 1,51 persen aset yang beredar.

Selanjutnya, urutan ketiga untuk Kalimantan jumlah investornya yakni 4,44 persen, namun total aset lebih besar dari Sumatera yakni Rp 48 triliun. 

BEI Terus Dorong Perusahaan-perusahaan di Solo untuk Melepas Saham ke Publik (IPO)

Selanjutnya wilayah Sulawesi pertumbuhan investor cukup baik dengan 3,44 persen dan memiliki total aset Rp 4,3 triliun. 

Dan terakhir yakni di Bali, NTB dan NTT yang memiliki investor hanya 2,84 persen dan total aset Rp 3,3 triliun. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved