700.000 Kartu GPN Sudah Disalurkan BCA kepada Nasabah di Indonesia

Sebanyak 700.000 kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sudah disalurkan PT Bank Central Asia Tbk atau BCA kepada nasabahnya secara nasional.

700.000 Kartu GPN Sudah Disalurkan BCA kepada Nasabah di Indonesia
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
BCA Gelar Sosialisasi Ketentuan Larangan Pengenaan Biaya Tambahan atas Transaksi di Mesin EDC 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 700.000 kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sudah disalurkan PT Bank Central Asia Tbk atau BCA kepada nasabahnya secara nasional.

Kepala Kantor Fungsional Consumer Card Yogyakarta Ratri Rusiyati Paulina menerangkan dari 700.000 yang sudah tersalurkan, 10 persen di antaranya terdistribusi bagi nasabah Soloraya.

"Di mana saat ini secara nasional, jumlah total nasabah BCA sebanyak 17 juta nasabah," katanya kepada wartawan, Kamis (22/11/2018), di Solo.

BCA Gelar Sosialisasi Ketentuan Larangan Pengenaan Biaya Tambahan atas Transaksi di Mesin EDC

Pihaknya berujar, sampai dengan saat ini, proses penggantian kartu reguler, menjadi kartu GPN terus dilakukan.

Bahkan saat ini yang masih proses ada sebanyak 1,2 juta nasabah yang sedang proses penggantian.

Karena ditargetkan, hingga dapat memdistrubusikan sebanyak dua juta kartu GPN kepada nasabah.

Maka dari itu BCA terus melakukan upaya sosialisasi pada para nasabah dan pemilik merchant.

BCA Adakan Sosialisasi Transaksi Swap Lindung Nilai Kepada Bank Indonesia

Sementara oleh Senior Vice President Branch Bussiness Management BCA Herry Theo menambahkan bahwa integrasi melalui GPN ini ditujukan untuk terciptanya efisiensi sistem pembayaran.

"Ini merupakan usaha pemerintah untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional demi terciptanya efisiensi sistem pembayaran, meningkatkan keamanan, dan memperkuat kemandirian sistem pembayaran nasional," terangnya.

Kehadiran GPN menjadi awal kemajuan sistem pembayaran di tanah air.

Melalui sistem ini, seluruh transaksi domestik akan saling terhubung, baik secara interkoneksi maupun interoperability. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved