Pilpres 2019

Sahabat Prabowo Sandi: Peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI Tidak Berpihak terhadap UMKM

Sahabat Prabowo Sandi, mengklaim adanya peluncuran kebijakan ekonomi jilid XVI akan mengkerdilkan sektor Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sahabat Prabowo Sandi: Peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI Tidak Berpihak terhadap UMKM
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Diskusi Ekonomi Milenial oleh Sahabat Prabowo Sandi di Ralana Restaurant Solo, Jumat (23/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sahabat Prabowo Sandi, mengklaim adanya peluncuran kebijakan ekonomi jilid XVI yang telah diluncurkan oleh pemerintahan saat ini akan mengkerdilkan sektor Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sahabat Prabowo Sandi, merupakan persatuan relawan pendukung Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres - Cawapres) Indonesia, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Paket yang berisi Perluasan fasilitas libur bayar pajak (tax holiday), peninjauan Devisa Hasil Expor ( DHE) Hasil Sumber Daya Alam dan relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) dinilai dapat berdampak buruk terhadap eksistensinya UMKM Indonesia.

"Kebijakan tersebut karena dinilai mengancam dan bisa mematikan UMKM, karena kebijakan tersebut melegalkan adanya izin kepada asing untuk bisa investasi 100 persen di 25 bidang usaha dari DNI," kata Wakil Sekretaris Nasional Sahabat Prabowo Sandi, Dipo Surowijoyo, kepada TribunSolo.com, saat ditemui di Restoran Ralana Solo dalam acara diskusi ekonomi milenial, Jumat (23/11/2018).

Bawaslu Sukoharjo: Prabowo Tidak Melakukan Kegiatan Kampanye di Masjid Wisanggeni Gatak

Karena mestinya yang dilakukan pemerintah adalah proteksi adanya pengusaha UMKM ini karena basisnya perekonomian kerakyatan.

Baik berupa kemudahan izin hingga keringanan pajak bagi pengusaha pemula.

"Karena UMKM ini merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia terutama pada saat krisis moneter dan cukup tangguh serta penyerapan tenaga kerja yang cukup banyak," katanya.

Dan adanya kebijakan tersebut malah mengarahkan UMKM untuk bertarung di pasar bebas berhadapan dengan investor - investor asing.

Sementara dalam diskusi ekonomi milenial yang bertema ekonomi Indonesia dalam pandangan generasi milenial ini pihaknya menyebutkan lebih kepada mengarahkan kaum milenial untuk dapat Survive di dalam kondisi saat ini.

"Diskusi ini lebih kepada memberikan ruang solutif dan aspirasi UMKM untuk dapat Survive memajukan usahanya," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved