Pilpres 2019

Ratusan Pengemudi Ojek Online Surabaya Berunjuk Rasa Memprotes Prabowo Subianto

Selain meminta Prabowo mencabut pernyataannya dan meminta maaf massa juga meminta elite politik tak memanfaatkan tema ojol sebagai komoditas politik.

Ratusan Pengemudi Ojek Online Surabaya Berunjuk Rasa Memprotes Prabowo Subianto
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Aksi protes para pengemudi ojek online di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (24/11/2018) siang. 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA  - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (24/11/2018), menggelar aksi protes atas pernyataan calon Presiden Prabowo Subianto

Selain meminta Prabowo mencabut pernyataannya dan meminta maaf kepada seluruh pengemudi ojol, massa juga meminta elite politik tidak memanfaatkan tema ojol sebagai komoditas politik.

"Berkampanyelah dengan bijak dan baik," kata Wahono, ketua Komunitas Peduli Ojek Online Jawa Timur, saat berorasi.

"Jangan eksploitasi kami untuk dijadikan komoditas politik," ujarnya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Pengakuan Pengemudi Ojek Online, Melihat Lion Air Jatuh dengan Posisi Kepala di Atas

"Biar pun kami tukang ojek, kami selalu tertib, kami jujur menghidupi keluarga kami," katanya menegaskan.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, Prabowo Subianto dianggap menyinggung pekerja ojol saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Economic Forum 2018, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Calon presiden nomor urut 02 ini mengaku prihatin dan sedih dengan jalan karier anak muda di Indonesia.

Prabowo kemudian menjelaskan soal anak muda yang lulus SMA dan tak melanjutkan kuliah namun menjadi sopir ojek online.

Tanggapan Driver Ojol Soal Pidato Prabowo Subianto yang Sindir Lulusan SMA Jadi Sopir Ojek

Kondisi ini, kata dia, menyedihkan dan perlu diperbaiki.

Bentuk Keprihatinan

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved