Pilpres 2019

Didukung Petani Sawit di Sumatera Selatan, Jokowi: Jangan Kampanye Loh, Enggak Boleh

Mendengar penjelasan tersebut, Bambang yang berumur 69 tahun mengkampanyekan pasangan nomor urut satu capres Jokowi dan cawapres Ma'ruf Amin.

Didukung Petani Sawit di Sumatera Selatan, Jokowi: Jangan Kampanye Loh, Enggak Boleh
Tribunnews.com/Seno
Presiden Jokowi dalam acara penyerahan surat keputusan perhutanan sosial di Taman Wisata Alam Punti Kayu, Palembang, Minggu (25/11/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Presiden Joko Widodo menegur petani karet yang berkampanye saat acara penyerahan surat keputusan perhutanan sosial di Taman Wisata Alam Punti Kayu, Palembang, Minggu (25/11/2018).

Awalnya‎, Jokowi meminta salah satu petani karet yang bernama Bambang Wahyudi untuk bercerita terkait persoalan yang dihadapinya saat ini.

Bambang mengeluhkan harga karet sekarang mengalami penurunan ke level Rp 6 ribu dan meminta Presiden Jokowi untuk berupaya menaikkan harga komoditas tersebut.

Mendengar keluhan tersebut, Jokowi menjelaskan karet dan sawit merupakan komoditas global, sehingga harga ditentukan di pasar internasional.

Jokowi Blusukan ke Transmart Palembang Sumatera Selatan Ini yang Dia Lakukan

"‎Semua negara penghasil sawit Indonesia, Thailand kena semua (harga turun), karet juga sama belakangan harganya turun, itu komiditas global internasional, harga kita enggak mungkin bisa ikut campur," tuturnya.

Menurut Jokowi, pemerintah melalui Kementerian PUPR akan membeli karet dari petani untuk campuran aspal dan mengenai harga pembelian nantinya di kisaran Rp 7.500 sampai Rp 8 ribu.

"Ini harus Allamdulilah, disyukuri dulu, nanti kita akan hitung-hitung lagi‎, sebentar lagi (akan dibeli) terutama di Sumsel, nanti akan dibeli hasil karet oleh kementerian PUPR," ujar Jokowi.

"Ini disyukuri dulu, ada lagi yg mau disampaikan?," sambung Jokowi ke Bambang.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Diberi Gelar Raja dan Ratu oleh Warga Adat Komering Sumsel

Mendengar penjelasan tersebut, Bambang yang berumur 69 tahun mengkampanyekan pasangan nomor urut satu capres Jokowi dan cawapres Ma'ruf Amin.

"Tahun 2019 ada pemilihan presiden," ucap Bambang.

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved