Pemilik Batik Keris Solo Meninggal di Singapura, Akan Dikremasi di Krematorium Delingan Karanganyar

Pemilik Batik Keris Solo, Handianto Tjokrosaputro, telah menghembuskan nafas terakhirnya di Farrer Park Hospital Singapura, Minggu (2/12/2018) pagi.

Pemilik Batik Keris Solo Meninggal di Singapura, Akan Dikremasi di Krematorium Delingan Karanganyar
Kontan
Handianto Tjokrosaputro semasa hidup. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemilik Batik Keris Solo, Handianto Tjokrosaputro, telah menghembuskan nafas terakhirnya di Farrer Park Hospital Singapura, Minggu (2/12/2018) pagi.

"Sekitar satu tahun yang lalu Almarhum sempat mengidap sakit, sempat membaik keadaannya, namun akhirnya meninggal dunia tadi pagi," kata tokoh Tionghoa Solo, Sumartono Hadinoto, kepada Tribunsolo.com, Minggu (2/12/2018).

Pihaknya juga mengatakan, sebelum meninggal, Handianto tengah menjalani perawatan di rumah sakit Singapura tersebut kurang lebih selama tiga bulan.

Sumartono yang merupakan adik ipar Ny Handianto Tjokrosaputro, juga menerangkan Handianto tutup usia pada usia 57 tahun.

Rencananya jenazah Handianto akan diterbangkan dari Singapura pada pukul 08.00 WIB.

Dan akan sampai di Surakarta pada pukul 08.30 WIB kemudian setelah itu jenazah akan disemayamkan di rumah duka Thiong Ting Solo

Dan juga rencananya jenazah akan dikeramasi di Krematorium, Delingan, Karanganyar, pada hari Kamis 6 Desember 2018.

"Itu baru rencana, sembari menunggu keluarga Almarhum untuk berkumpul," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved