REI Jateng Sebut Penjualan Rumah Mengalami Penurunan hingga Akhir Tahun

Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyatakan penjualan rumah hingga menuju akhir tahun 2018 terus mengalami penurunan.

REI Jateng Sebut Penjualan Rumah Mengalami Penurunan hingga Akhir Tahun
ISTIMEWA
ILUSTRASI - Multazam Residence, proyek pengembangan hunian yang letaknya strategis, dekat dengan pusat Kota Solo. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyatakan penjualan rumah hingga menuju akhir tahun 2018 terus mengalami penurunan.

"Bahkan penurunan ini terjadi sudah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini," ungkap Ketua REI Jawa Tengah MR Prijanto kepada Tribunsolo.com, Minggu (2/12/2018).

Menurut data penjualan rumah dan apartemen di Jawa Tengah pada tahun 2016 terealisasi 11.500 unit.

Sedangkan di tahun 2017 turun menjadi 8.900 unit.

"Selanjutnya di tahun ini hingga bulan September baru terjual 5.600 unit," imbuhnya.

Rumah di Wonogiri Ini Berbentuk Batu seperti di Film Spongebob, Tapi Isi di Dalamnya Sangat Megah

Pihaknya mengatakan kondisi ini merupakan akibat dari kenaikan harga tanah dan material khususnya yang harus kami impor.

Bahkan untuk kenaikannya bisa sampai 15 persen.

Ia mengatakan kenaikan harga tanah dan material tersebut juga merupakan faktor pengerek harga properti.

Perumahan Subsidi Citra Mandiri Utama 3 Boyolali, Hunian Nyaman Berkualitas Memadai

Sementara dari segi penjualan, yakni 5600 pada tahun ini hingga bulan September 2018, 60 persennya merupakan rumah subsidi atau pada harga Rp130 juta.

Sedangkan sisanya merupakan hunian dengan harga Rp 250 juta hingga Rp1 miliar. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved