Siang Ini, Bawaslu Sukoharjo Turunkan Surat Rekomendasi ke KPU Terkait Pelanggaran Kampanye PKS

Surat rekomendasi tersebut berupa teguran atas kampanye yang dilakukan PKS pada Minggu (11/11/2018) di Hotel Hapsari

Siang Ini, Bawaslu Sukoharjo Turunkan Surat Rekomendasi ke KPU Terkait Pelanggaran Kampanye PKS
TribunSolo.com/Agil Tri
Wakil ketua Bawaslu Sukoharjo, Eko Budiyanto saat ditemui TribunSolo.com di kantor Bawaslu Sukoharjo, Senin (3/12/2018) 

Laporan wartawan TribunSolo.com,Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bawaslu Sukoharjo menurunkan Surat Rekomendasi ke KPU Sukoharjo Terkait Pelanggaran Kampanye yang dilakukan PKS Senin (3/11/2018) siang.

Surat rekomendasi tersebut berupa teguran atas kampanye yang dilakukan PKS pada Minggu (11/11/2018) di Hotel Hapsari.

Wakil ketua Bawaslu Sukoharjo, Eko Budiyanto, mengatakan laporan tersebut disampaikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) tanggal 13 November 2018.

Pertemuan terbatas kader PKS Kabupaten Sukoharjo oleh DPD PKS Kabupaten Sukoharjo dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 K jo Pasal 493 UU No 7/2017 tentang pemilu.

Pemilik Batik Keris Meninggal Dunia, Bupati Sukoharjo: Handiyanto Sosok yang Luar Biasa

Dalam acaranya, ditemukan banyak anak di bawah umur di area kampanye.

"Pada acara kampanye PKS itu, banyak anak dibawah umur yang memasuki area kampanye, padahal itu menurut undang-undang dilarang," kata Eko

Eko menjelaskan dalam Pasal 69 Ayat 2 huruf k Peraturan KPU No. 33/2018 tentang perubahan kedua PKPU tentang kampanye Pemilu juga dijelaskan pelaksana dan/atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye, dilarang melibatkan warga negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih.

Selebgram Angela Lee Girang Bebas dari Penjara, Janji Follow Back 10 Akun dan Niat Ubah Penampilan

Pria yang akrab dipanggil Gus Eko itu juga mengatakan pihak Pawascam sudah mengingatkan hal tersebut, dan awalnya anak-anak berada dilantai dua yang bukan area kampanye.

"Tapi keteledoran panitia pada saat itu membuat anak-anak yang berada diluar area kampanye masuk kedalam area kampanye," terang Eko.

Eko menjelaskan surat rekomendasi tersebut sebagai teguran tertulis supaya tidak melakukan hal itu lagi. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved