Pembantaian Pekerja di Papua

Mabes Polri Belum Bisa Pastikan Jumlah Pekerja yang Jadi Korban Pembantaian di Papua

"Peristiwa ini memang terjadi kemarin, namun Mabes Polri belum memastikan jumlahnya, beredar memang ada 31orang, 24 orang di narasi media mainstream."

Mabes Polri Belum Bisa Pastikan Jumlah Pekerja yang Jadi Korban Pembantaian di Papua
Tribunnews.com/Gita Irawan
Karyawan PT Istaka Karya menggunakan pita hitam di lengannya pada Selasa (4/12/2018) sebagai tanda duka cita atas tewasnya sejumlah karyawan PT Istaka Karya yang diduga dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Yigi, Papua pada Minggu (2/12/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, menjelaskan pihaknya akan segera memastikan jumlah korban penembakan di pekerja Trans-Papua.

Alasannya, sejauh ini kepolisian hanya mendapatkan informasi dan narasi dari media.

Serta pihak Polda Papua dan Pangdam Cenderawasih, dalam perjalanan menuju lokasi.

"Peristiwa ini memang terjadi kemarin, namun Mabes Polri belum memastikan jumlahnya, beredar memang ada 31orang, 24 orang di narasi media mainstream."

"Tapi, sekali lagi bapak kapolda papua dan bapak pangdam sedang menuju ke lokasi untuk melakukan tindakan tindakan," jelasnya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/11/2018), seperti dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Kendati demikian, dirinya dapat menduga sementara, mereka yang menjadi korban sebagian besar merupakan warga Papua yang bekerja di perusahaan PT Istaka Karya.

Sudah Lakukan Mapping, Polri Akan Kejar ke Mana Pun Kelompok Kriminal Bersenjata Berada

"Sekali lagi, kami harus ke lokasi kejadian perkara untuk menemukan semua bukti bukti yang ada petunjuk yang ada pertolongan korban yang paling utama," tukasnya.

Sebelumnya peristiwa pembunuhan sadis kembali terjadi, kali ini di wilayah Nduga, Papua, pada Minggu (2/12/2018).

Pembunuhan sadis ini dilakukan diduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) terhadap 31 pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Disampaikannya, sampai saat ini, informasi yang diterima ada 31 orang pekerja yang dikabarkan meninggal dunia atas ulah kelompok KKB.

“Informasinya 24 orang dibunuh di kamp lalu ada 8 orang yang sebelumnya berhasil menyelamatkan diri ke salah satu rumah keluarga anggota DPRD setempat."

"Kini informasinya 7 orang di antara mereka juga sudah meninggal dunia dan 1 orang berhasil melarikan diri,” katanya. (Tribunnews.com/Amriyono Prakoso) 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Mabes Polri Akan Pastikan Jumlah Korban Penembakan di Papua"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved