Tingkat Kebutuhan Listrik Sektor Industri di Solo Raya Meningkat 9 Persen

Untuk besarannya, lanjut Mundhakir, konsumsi listrik sektor industri per hari yakni sekitar 400 Mega Watt (MW).

Tingkat Kebutuhan Listrik Sektor Industri di Solo Raya Meningkat 9 Persen
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Ilustrasi - Petugas PLN saat mendata aliran listrik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Surakarta membukukan kenaikan tingkat kebutuhan listrik sektor industri di Solo Raya mengalami peningkatan.

"Peningkatan hingga 9 persen tingkat kebutuhan listrik di sektor industri ini secara year on year (yoy) hingga Desember 2018," kata Manajer PT PLN (Persero) Area Surakarta, Mundhakir, kepada TribunSolo.com, saat ditemui di Multi Stakeholder Forum 2018, di The Sunan Hotel Solo, Rabu (5/12/2018).

Selain itu memang untuk tingkat konsumsi listrik sektor industri ini terserap paling banyak.

Yakni 61 persen konsumsi listrik di Solo Raya banyak diserap sektor industri.

Untuk besarannya, lanjut Mundhakir, konsumsi listrik sektor industri per hari yakni sekitar 400 Mega Watt (MW).

Sektor Industri Dominasi Penggunaan Listrik di Solo Raya

"Perhitungannya kalau beban puncak kami per hari sekitar 700 MW, maka 61 persennya sekitar 400 MW," lanjutnya.

Sementara untuk permintaan kebutuhan listrik saat ini terpantau mengalami kenaikan.

Yakni hingga Desember 2018, kenaikan kebutuhan listrik di Solo Raya sebesar 5 persen.

"Dan targetnya di 2019, tingkat kebutuhan listrik di Solo Raya sebesar 8 persen, untuk mencapai itu kami bersinergi dengan pemerintah daerah juga stakeholder," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved