Pengolah Limbah Terbaru di PT RUM Sukoharjo, Daur Ulang Limbah Beracun Jadi Bahan Industri Kimia

Alat pengolahan limbah baru yang direncanakan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo bernama H2SO4 Recovery, bisa mendaur ulang H2S menjadi H2SO4.

Pengolah Limbah Terbaru di PT RUM Sukoharjo, Daur Ulang Limbah Beracun Jadi Bahan Industri Kimia
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
General Manager HRD PT RUM Sukoharjo, Hario Ngadiyono (memakai topi), saat meninjau perbaikan wet screbber di pabrik PT RUM, Kamis (6/12/2018) 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Alat pengolah limbah baru yang dibeli oleh PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo siap dioperasikan mulai tahun depan.

Alat yang diberi nama H2SO4 Recovery ini digadang-gadang mampu mengatasi masalah limbah di PT RUM.

Kelebihannya yakni mampu mendaur ulang H2S menjadi H2SO4 yang digunakan untuk produksi.

H2S merupakan gas yang tidak berwarna, beracun, mudah terbakar dan berbau seperti telur busuk, mengutip dari Wikipedia.

Sementara itu H2SO4 adalah asam mineral (anorganik) yang kuat.

Zat ini larut dalam air pada semua perbandingan.

Asam sulfat memiliki banyak kegunaan dan merupakan satu produk utama industri kimia. 

"Dengan teknologi ini tidak perlu lagi mengadakan zat tersebut, karena limbah berupa H2S dikembalikan lagi menjadi H2SO4," kata Sekertaris PT RUM, Bintoro Dibyoseputro.

Alat ini ditaksir seharga 18-50 juta dolar AS, tergantung besaran alat yang diperlukan.

Sementara itu, Genera Manager HRD PT RUM, Hario Ngadiyono, menambahkan alat pengolahan limbah tersebut dipesan dari Austria.

"Alatnya besar, pesan satu unit saja," kata Hario saat meninjau perbaikan wet screbber di pabrik PT RUM.

Diharapkan alat tersebut mampu mengatasi masalah limbah di PT RUM. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved