Kebutuhan Sembako Akhir Tahun Diprediksi Meningkat, Kemendag Siapkan 4 Langkah Antisipasi

Tingkat Kebutuhan Bahan Pangan Momen Akhir Tahun Masyarakat Diprediksi Meningkat, Kemendag siapkan langkah antisipasi.

Kebutuhan Sembako Akhir Tahun Diprediksi Meningkat, Kemendag Siapkan 4 Langkah Antisipasi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kios TPID di Pasar Nusukan Solo, Jumat (7/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Bulog, TPID, serta Satgas Pangan terus berupaya mengoptimalkan koordinasi terkait Stabilitas Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Eva Yuliana mengatakan terdapat empat langkah strategis yang telah disiapkan Kemendag dalam menyambut HBKN ini.

"Pertama, melalui Penguatan Penerbitan Permendag terkait, yaitu pendaftaran pelaku usaha bapok (Permendag 20/2017), harga eceran tertinggi (HET) beras (Permendag 57/2017)," katanya kepada wartawan, Jumat (7/12/2018).

Kios Sembako TPID di Pasar Nusukan Solo Sudah Dibuka, Harganya Sesuai Standar Kemendag

Dan juga penerapan harga acuan di tingkat konsumen (Permendag 96/2018).

"Kami akan terus memperkuat regulasi perdagangan, selain itu, kami juga kan memastikan seluruh Permendag ini diimplementasikan dengan baik dan benar oleh pelaku usaha," imbuh Eva.

Kedua, melalui penatalaksanaan dengan melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha, memfasilitasi BUMN dan pelaku usaha, serta penugasan Bulog.

Langkah Ketiga, melalui pemantauan dan pengawasan yang akan dilakukan Eselon I Kemendag bersama dengan Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah ini untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga, termasuk menjamin pendistribusian bapok.

Bulog Jateng: Stok Beras Aman Hingga 14 Bulan ke Depan

Terakhir, melalui upaya penetrasi pasar yang bekerja sama dengan pemerintah daerah, Bulog Divre setempat.

"Dan pelaku usaha distribusi barang di daerah pantauan untuk memastikan 
pasokan ke pasar tersedia dalam jumlah cukup hingga menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru," katanya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved