Polres Sukoharjo Bersama Sejumlah Instansi dan Ormas Lakukan Simulasi Tanggap Bencana di Waduk Mulur

Polres Sukoharjo bersama TNI, BNPB, Satpol PP, dan beberapa ormas melakukan latihan simulasi bencana, Jumat (7/12/2018) pagi.

Polres Sukoharjo Bersama Sejumlah Instansi dan Ormas Lakukan Simulasi Tanggap Bencana di Waduk Mulur
TribunSolo.com/Agil Tri
Anggota pelatihan SAR melakukan evakuasi korban saat melakukan simulasi bencana di waduk Mulur, Bendosari, Sukoharjo, Jumat (7/12/2018) 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Polres Sukoharjo bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan beberapa ormas melakukan latihan simulasi bencana, Jumat (7/12/2018) pagi.

Acara dilakukan selama tiga hari, yang dimulai pada hari Rabu (5/12/2018) dan berakhir pada Jumat (7/12/2018) di Waduk Mulur, Bendosari, Sukoharjo.

Menurut Kapolres Sukoharjo, Iwan Saktiadi, tahun ini acaranya seperti tahun lalu, namun pada tahun ini pihaknya menggandeng ormas yang memiliki divisi SAR.

Peringati Hari HAM Internasional dan Hari Disabilitas, Superhero Datang Menghibur SLB di Sukoharjo

"Hal ini untuk memperkuat kerjasama antar anggota, dan memberikan bekal terhadap terhadap anggota jika terjadi bencana alam," kata Iwan.

Pada hari pertama dan kedua, diadakan materi dan praktik ilmu SAR di darat maupun di air.

Di hari terakhir diadakan simulasi bencana yang meliputi longsor, kebakaran, dan evakuasi korban di air.

"Saya berharap para anggota yang ikut pelatihan mampu dan terampil tentang ilmu SAR, baik itu menggunakan peralatan SAR dan tidak," kata Iwan.

Bawaslu Sukoharjo Tertibkan APK di Pabelan Kartosuro

Selain kemampuan manual, kemampuan dengan menggunakan alat penunjang juga harus dipahami supaya mampu membantu tim SAR dalam melakukan evakuasi.

Alat penunjang SAR ini meliputi Pengoprasian peralatan mobil pemadam kebakaran, penggunan prahu karet, pengoprasial alat selam, pembuatan tenda.

"Jika ada keadaan yang darurat, penggunaan alat-alat tersebut bisa optimal karena anggota sudah diberi materi dasar pengoprasiannya," kata Iwan. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved