Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Sebut Sistem Zonasi di Pasar Legi Darurat Dapat Untungkan Pedagang

Pemerintah Kota Solo membagi Pasar Legi darurat kepada para pedagang berdasarkan barang yang dijualnya atau dengan system zonasi.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Sebut Sistem Zonasi di Pasar Legi Darurat Dapat Untungkan Pedagang
TribunSolo.com/Imam Saputro
Salah satu pedagang tengah menata dagangannya di hanggar Pasar Legi darurat, Jumat (7/12/2018)  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo membagi Pasar Legi darurat kepada para pedagang berdasarkan barang yang dijualnya atau dengan system zonasi.

Pedagang kelontong dikelompokan dengan pedagang kelontong, sayur dengan sayur, dan lainnya.

Ketua Ikatan Kekeluargaan Pedagang Pasar Legi (Ikappagi) Solo Tugiman mengatakan sempat ada kekhawatiran dari pedagang jika diberlakukan sistem zonasi.

“Misalnya pedagang cabai, kulaknya kan satu dengan yang lain tidak sama yang artinya jualnya juga tidak sama, pembeli pasti memilih yang paling murah,” kata dia.

Lelang DED Pembangunan dan Penghapusan Aset Pasar Legi Solo Akan Dilakukan Berbarengan

Namun kekhawatiran tersebut dibantah Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Rudy berpendapat zonasi malah menguntungkan pedagang.

“Dengan zonasi, lingkungan pasar lebih rapi dan nyaman bagi pembeli, yang beli juga jadi banyak, yang untung pedagang,” ujarnya.

Rudy mengatakan di negara luar, pasar bisa maju karena sistem zonasi.

“Jadi kelompok pedagang ikan di satu zona, buah juga, brambang, dan bawang, jadi akan menarik,” kata dia.

Halaman
123
Penulis: Imam Saputro
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved