BPJS Kesehatan Solo Sosialisasikan Online Single Submission, Apa Itu?

OSS ini dibentuk berdasarkan amanat dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 91 tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

BPJS Kesehatan Solo Sosialisasikan Online Single Submission, Apa Itu?
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Agus Purwono saat mensosialisasikan OSS, Selasa (11/12/2018), di Megaland Hotel Solo. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Surakarta sosialisasikan Online Singgle Submission (OSS) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Apindo, dan Dinas Tenaga Kerja dari 5 kabupaten/kota di Wilayah Cabang Surakarta.

Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa (11/12/2018), di Megaland Hotel Solo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Agus Purwono, berujar adanya OSS ini dapat lebih mengoptimalkan Universal Health Coverage (UHC).

UHC sendiri merupakan target dari pemerintah Indonesia untuk mencakup seluruh penduduk Indonesia dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sektor UMKM di Solo yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Masih Minim

"OSS yang dalam bentuk aplikasi ini, yang diluncurkan pada 22 Juni 2018 kemarin bertujuan untuk mempermudah badan usaha ataupun badan pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial bagi anggota maupun karyawannya," katanya kepada TribunSolo.com, saat ditemui di Megaland Hotel Solo (11/12/2018).

OSS dibentuk berdasarkan amanat dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 91 tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Pihaknya menyebutkan sistem OSS ini dibangun dalam rangka percepatan dan peningkatan penanaman modal dan berusaha.

Yakni dengan cara menerapkan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik dan online.

BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY : Mahasiswa di Luar Negeri yang Kerja Paruh Waktu Bisa Pakai BPJS

Serta dengan sistem ini memberikan kemudahan dalam pendaftaran Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS) kepada pelaku usaha.

Sistem ini memudahkan pelaku usaha untuk memiliki akun yang akan mengakomodir segala administrasi dan pembayaran iuran kepesertaan program JKN - KIS para karyawannya.

Badan Usaha akan diberikan informasi atau reminder berupa email untuk setiap proses pendaftaran JKN - KIS, sebelum BPJS Kesehatan melakukan pelaporan kepada OSS.

"Saat ini pelaksanaannya sampai ditaraf evaluasi di lima Kabupaten Soloraya, serta Kota Solo usai diaktifkan Juli 2018, dan proses evaluasi akan berakhir akhir tahun 2018," katanya.

Setelah itu harapannya dapat berjalan optimal, sehingga dapat mengoptimalkan program UHC tersebut. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved