Rumah Batu 'Spongebob' di Wonogiri Miliki Fasilitas Baru, Makin Memanjakan Pengunjung

Rumah batu mirip rumah Patrick Star di serial kartun 'Spongebob Squarepants' di Desa Mujing, Genengharjo, Tirtomoyo, Wonogiri, ditambahi fasilitas.

Rumah Batu 'Spongebob' di Wonogiri Miliki Fasilitas Baru, Makin Memanjakan Pengunjung
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Pengunjung sedang duduk di gubuk dekat rumah batu di Tirtomoyo, Wonogiri, Sabtu (22/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Rumah batu yang menyerupai rumah milik Patrick Star di serial kartun 'Spongebob Squarepants' di Desa Mujing, Genengharjo, Tirtomoyo, Wonogiri, kini mulai berkembang.

Rumah yang viral di medsos ini mulai ditambahkan fasilitas-fasilatas untuk kenyamanan pengunjung.

Saat dihubungi TribunSolo.com, anak pemiliki rumah batu, Nurwono, Sabtu (22/12/2018), mengatakan ada penambahan tangga dan gubuk.

"Tangga terbuat dari kayu di bagian samping rumah, untuk memudahkan pengunjung naik ke atas rumah," kata Nurwono.

Sebelumnya, di rumah batu ini hanya menggunakan tangga vertikal dari bambu, sehingga pengunjung khususnya perempuan kesulitan untuk naik di atas rumah ini.

Rumah Batu yang Mirip Rumah Patrick Spongebob Tak Pernah Renovasi Selama 20 Tahun, Apa Rahasianya?

"Dari atas rumah pemandangan lebih bagus, dan banyak pengunjung yang menggunkannya untuk berfoto selfie," katanya.

Selain itu, Nurwono juga menambahkan empat gubuk di halaman rumah untuk pengunjung berteduh serta beristirahat.

"Gubuk dibangun dengan mengarah ke arah rumah, supaya pengunjung bisa melihat rumah batu ini dengan lebih nyaman," ucapnya.

Nurwono mengaku, pembangunan ini menggunakan uang yang didapat dari kunjungan wisatawan.

"Banyak pengunjung yang datang lalu memasukan sejumlah uang di kotak sukarela, dari uang itu saya buatkan gubuk dan tangga ini," katanya.

Penambahan tangga dan gubuk ini merupakan masukan dari pengunjung yang datang.

Rumah Batu Spongebob di Wonogiri Diharapkan Jadi Ikon Wisata Baru

"Masukan dari pengunjung banyak, seperti pembuatan taman, penambahan asesoris untuk selfie, bahkan ada yang mengusulkan dibuatkan kolam renang," terangnya.

Saat disinggung soal peran desa, Nurwono mengaku belum ada bantuan dari desa setempat.

"Mungkin desa menunggu anggaran tahun depan," katanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved