Liburan Akhir Tahun di Tawangmangu, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Grubi atau Walangan

Grubi merupakan jajanan manis yang dapat ditemukan di Kecamatan Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

Liburan Akhir Tahun di Tawangmangu, Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Grubi atau Walangan
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Grubi atau walangan (ungu) yang dijual oleh pedagang Slamet di warungnya, Jl Solo-Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Grubi merupakan jajanan manis yang dapat ditemukan di Kecamatan Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018).

Masyarakat Karanganyar lebih mengenal Grubi dengan nama Walangan.

Meski begitu, bahan dasar pembuatan Grubi atau walangan tetap sama, yaitu ubi manis.

Di Kecamatan Matesih, terdapat dua sentra pembuatan grubi atau walangan.

Hindari Kemacetan, Jalur Tawangmangu menuju Solo Dialihkan ke Kecamatan Matesih

Sentra produksi itu terletak di rumah-rumah warga di Desa Koripan dan Desa Girilayu.

Selain menjualnya sendiri, warga yang membuat grubi atau walangan mendistirbusikannya ke sejumlah warung dan toko oleh-oleh di Kecamatan Tawangmangu yang merupakan lokasi wisata populer di Kabupaten Karanganyar.

Grubi atau walangan (ungu) yang dijual oleh pedagang Slamet di warungnya, Jl Solo-Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018).
Grubi atau walangan (ungu) yang dijual oleh pedagang Slamet di warungnya, Jl Solo-Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018). (TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR)

Beberapa toko oleh-oleh di Tawangmangu yang menjual grubi atau walangan di antaranya Toko oleh-oleh Javenir yang terletak di depan taman Balekambang, Tawangmangu.

Selain itu, grubi atau walangan dapat ditemukan di warung oleh-oleh di dekat Pasar Tawangmangu.

Kantor Pertanahan Nasional Karanganyar Rampungkan 1106 Sertifikat Tanah Desa Nglebak Tawangmangu

Satu di antara penjual grubi atau walangan ini adalah Slamet.

Ia membuka toko kecil di pinggir Jl Solo-Tawangmangu, persisnya di sebelah barat terminal Tawangmangu.

Slamet menjual grubi atau walangan dalam pelbagai kemasan dengan jumlah grubi yang berbeda.

“Untuk kemasan kecil, saya menjual dengan harga Rp5.000, lalu ada yang seharga Rp10.000, dan Rp60.000,” kata Slamet kepada TribunSolo.com. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved