Pemkot Solo Siapkan Skema Pencairan BPMKS yang Belum Dimanfaatkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menjamin semua penerima Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) akan mendapatkan haknya.

Pemkot Solo Siapkan Skema Pencairan BPMKS yang Belum Dimanfaatkan
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Kepala Dinas Pendidikan Solo Etty Retnowati saat menyerahkan kartu BPMKS ke salah satu penerima, Jumat (16/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota Solo menyiapkan skema pemanfaatan Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) bagi penerima yang belum menggunakan dananya hingga batas waktu yang ditentukan.

"Dari anggaran Rp 10-an miliar, sudah terserap 95-an persen, sisanya sesuai prosedur akan dikembalikan dulu ke kas daerah," kata Kepala Dinas Pendidikan Solo, Etty Retnowati, Senin (31/12/2018).

Menurutnya ada sekitar Rp 460-an juta dana yang dikembalikan ke kas daerah.

"Itu akan bisa dicairkan pada Februari atau Maret sesuai arahan Wali Kota Solo, nanti dikaji dulu, "kata dia.

Pemerintah Kota Solo menjamin semua penerima Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) akan mendapatkan haknya.

"Haknya, uang itu tak akan hilang, pasti kembali ke penerima, nanti ada kebijakan lebih lanjut," tambah Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (31/12/2018).

Evaluasi Disdik Kota Solo ‚Äčterkait Penggunaan BPMKS yang Mengalami Sejumlah Kendala di Lapangan

Penggunaan BPMKS dibatasi di 15 toko mitra yang menjual kebutuhan pendidikan tersebut dan tersebar di 5 kecamatan di Solo.

Secara total BPMKS akan diberikan ke 9.894 siswa SD, 5.935 siswa SMP, dan 4.469 siswa SMA/SMK serta PLB.

Dinas Pendidikan Kota Solo menggandeng Bank Jateng dalam penyaluran Bantuan Pendidikan Masyarakat (BPMKS) kepada para siswa SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB secara nontunai.

Dengan sistem ini, pencairan hanya bisa dilakukan di 15 mitra yang berhubungan dengan keperluan pendidikan saja.

Adapun nominal bantuan BPMKS bagi siswa SD sebesar Rp 450 ribu per tahun, siswa SMP Rp 600 ribu per tahun.

Dan bagi siswa SMA/SMK/SLB Rp 1,25 juta per tahun.

Bantuan diberikan setiap 6 bulan sekali atau per semester. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved