Jika Lulus Ujian Masuk di UMS, Penghafal Alquran Akan Menerima Beasiswa Penuh Sampai Sarjana

Penghafal Alquran (hafiz) mendapat tempat terhormat dalam Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun ajaran 2019/2020.

Jika Lulus Ujian Masuk di UMS, Penghafal Alquran Akan Menerima Beasiswa Penuh Sampai Sarjana
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Seorang calon mahasiswi tengah ujian di ruang ODS, gedung Siti Walidah, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (2/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penghafal Alquran (hafiz) mendapat tempat terhormat dalam Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun ajaran 2019/2020.

Menurut Ketua PMB UMS 2019/2020, Triyono, pemberian tempat terhormat bagi hafiz, menjadi salah satu komitmen UMS dalam memuliakan anak-anak muda yang selama ini menghafalkan Alquran.

"Bagi calon mahasiswa berkategori hafiz, ada beasiswa penuh sampai gelar sarjana," kata dia saat melaunching PMB 2019/2020 di ruang One Day Service (ODS) Gedung Siti Walidah, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (2/1/2019).

Launching Pendaftaran Mahasiswa Baru 2019/2020, UMS Bakal Terima 8 Ribu Calon Mahasiswa

Menurut Triyono, bagi calon mahasiswa berkategori hafiz, harus mampu menghafalkan Alquran minimal 15 juz.

"Kalau ujian masuk ODS dengan menggarap soal pada bank data tetap, tapi jika lolos akan mendapat beasiswa sampai selesai," aku dia.

Dia menjelaskan, nantinya akan tim khusus yang bakal mengecek hafalan dari calon mahasiswa tersebut.

Rektor UMS Jelaskan Rencana Pembangunan Edutorium Saat Wisuda Mahasiswa

"Akan ada verifikasi dari tim," jelasnya.

"Sementara tahun ajaran kemarin, baru ada satu mahasiswa penghafal Alquran yang masuk."

Rektor UMS Sofyan Anif menambahkan, selama beberapa tahun ini ada tiga fakultas yang paling banyak diburu, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Kedokteran (FK).

"Apalagi kita (Indonesia) masih kekurangan guru sekitar 900 ribu orang lebih, makanya banyak peminat," terang dia. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved