Badai dan Kabut di Gunung Lawu Hentikan Pencarian Pendaki Asal Magelang yang Hilang

Badai dan kabut juga membuat personel tambahan yang mencari pendaki yang hilang di Gunung Lawu memutuskan untuk turun kembali.

Badai dan Kabut di Gunung Lawu Hentikan Pencarian Pendaki Asal Magelang yang Hilang
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Magetan berkoordinasi dengan anggota Polres Magetan di depan Pos Pendakian Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (3/1/2019) pukul 17.25 WIB. 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Akibat cuaca ekstrem di Gunung Lawu, jalur pendakian lewat Cemoro Sewu Kabupaten Magetan Jawa Timur ditutup sementara.

Penutupan sementara jalur pendakian Lawu via Cemoro Sewu ini diberlakukan sejak Kamis (3/1/2019) malam.

Badai dan kabut juga membuat personel tambahan yang mencari pendaki yang hilang turun kembali.

"Tim tambahan sejumlah 10 personel yang kemarin dikerahkan membantu proses pencarian pukul 11.00 tadi sudah turun kembali."

"Badai di Pos 2 tidak memungkinkan para personel melanjutkan proses pencarian," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRCPB) Magetan, Hendrik, dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com, Jumat (4/1/2019) siang.

Ini Identitas Pendaki Asal Magelang yang Hilang di Gunung Lawu

Di sisi lain, pihaknya belum mendapat informasi terbaru dari tim pertama pencarian.

Cuaca ekstrem membuat frekuensi radio komunikasi terganggu.

Hingga saat ini beberapa personel masih berjaga di Pos Cemoro Sewu sambil menunggu kondisi cuaca membaik. (Tribun Jateng/Agus Iswadi)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Badai dan Kabut Tebal di Gunung Lawu, Personel Tambahan Pencari Pendaki yang Hilang Terpaksa Turun"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved