Harga Rumah Subsidi di Solo Raya Diprediksi Naik Jadi Rp 136 Juta per Unit pada 2019

Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Solo menyebut akan ada kenaikan harga untuk rumah subdisi di tahun 2019 ini.

Harga Rumah Subsidi di Solo Raya Diprediksi Naik Jadi Rp 136 Juta per Unit pada 2019
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ketua REI Komisariat Solo Raya, Anthony Abadi Hendro, saat ditemui di kantornya, Jumat (4/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Solo menyebut akan ada kenaikan harga untuk rumah subdisi di tahun 2019 ini.

"Memang belum ketok palu, namun prediksi akan ada kenaikan sebesar Rp 6 juta per unit," ujar Ketua REI Komisariat Solo Raya, Anthony Abadi Hendro, kepada TribunSolo.com, saat ditemui di kantornya, Jumat (4/1/2019).

Yakni, lanjutnya, jika tahun lalu Rp 130 juta, tahun ini Rp 136 juta per unit rumah subsidi.

Walaupun demikian REI Komisariat Solo Raya, mengajukan untuk harga unit rumah subsidi di 2019 sebesar Rp 138 juta.

Ketua REI Solo Raya Sebut Daerah-daerah di Solo Raya yang Potensial Dibangun Rumah Subsidi

Sementara untuk evaluasi 2018 lalu, penjualan rumah subsidi di Soloraya terealisasi sebesar 3500 hingga 4000 unit rumah.

"Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan periode tahun lalu, yakni penjualan naik 500 unit rumah subdisi di tahun ini dibandingkan tahun lalu," imbuhnya.

Sementara untuk target nasional, program 1 juta rumah subsidi oleh pemerintah ini pun juga terealisasi.

Yakni terealisasi sekitar 1.023.000 unit rumah subsidi secara nasional.

Ketua REI Jateng Sebut Solo Raya Mendominasi Penjualan Properti Sepanjang 2018

Sementara di 2019 ini REI Komisariat Solo Raya targetnya dapat membangun 6.000 unit rumah subsidi.

Upayanya untuk mengejar target tersebut antara lain membuka lahan potensial untuk hunian, dan upaya keringanan perijinan yang dilakukan secara simultan.

Anthony juga berharap, pencapaian target rumah rakyat tersebut juga dapat optimal terealisasi dengan fasilitas kredit perumahan yang disediakan oleh perbankan.

Pasalnya baru segelintir perbankan di Solo Raya yang menyediakan fasilitas kredit rumah ini.

"Kebutuhan rumah subsidi sangat besar, makanya perlu dukungan perbankan juga agar kebutuhan primer masyarakat akan rumah ini segera terealisasi," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved