Penyaluran Gasoil Pertamina MOR IV Jateng-DIY Turun pada Akhir 2018, Ini Penyebabnya

Sesuai prediksi, penurunan penyaluran gasoil diakibatkan menurunnya aktivitas industri selama masa liburan Natal dan tahun baru.

Penyaluran Gasoil Pertamina MOR IV Jateng-DIY Turun pada Akhir 2018, Ini Penyebabnya
TRIBUNSOLO.COM/Garudea Prabawati
Pelayanan BBM di tol di wilayah Pertamina MOR IV Jateng dan DIY saat libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 lalu. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Wilayah Jawa Tengah atau Jateng dan DIY mencatat, selama periode Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru 2018/2019, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berlangsung lancar dan aman.

Selain itu,menurut General Manager PT Pertamina (Persero) MOR IV Jateng dan DIY, Tengku Fernanda,  penyaluran BBM jenis gasoline (premium, pertalite dan pertamax series) mengalami peningkatan total sebesar 12 persen.

Yakni dari rata-rata normal sebesar 12.403 Kilo liter (KL) menjadi 13.849 KL.

Sedangkan produk gasoil (biosolar dan dex series) mengalami penurunan sebesar 12 persen.

"Yaitu dari penyaluran harian normal sebesar 6.337 KL menjadi 5.582 KL," katanya kepada wartawan, Jumat (4/1/2019), di Solo.

Sesuai prediksi, penurunan penyaluran gasoil diakibatkan menurunnya aktivitas industri selama masa liburan Natal dan tahun baru.

Adapun pelayanan BBM di tol trans jawa selama periode satgas Natal dan Tahun Baru 2018/2019 kemarin, Pertamina MOR IV mencatat penyaluran BBM tertinggi di jalur A (menuju Surabaya)  pada  22 Desember 2018.

Yaitu 42 kiloliter untuk jenis Pertamax dan 3 KL untuk produk dexseries.

Sedangkan penyaluran tertinggi di jalur B (menuju Jakarta) terjadi pada tanggal 30 Desember 2018.

Yaitu 25 kiloliter untuk produk Pertamax dan 4 kiloliter untuk produk dexseries.

Pertamina MOR IV Jateng dan DIY pun juga telah menonaktifkan Posko Satgas Natal dan Tahun Baru 2018/2019.

"Satgas Pertamina untuk Natal dan Tahun Baru 2018/2019 dinyatakan berlangsung lancar dan aman," imbuhnya.

"Posko satgas yang telah kami aktifkan semenjak tanggal 18 Desember 2018 hingga tanggal 5 Januari 2019 merupakan sarana monitoring demi kelancaran penyaluran BBM dan LPG di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta," kata dia. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved