Pilpres 2019

Polisi Lacak Pengunggah Pertama di Medsos dan Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Semua pihak yang diduga terkait dengan hoaks di media sosial (medsos), akan dipanggil Mabes Polri untuk memberikan keterangan.

Polisi Lacak Pengunggah Pertama di Medsos dan Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos
KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Kabareskrim Komjen Pol Arief Sulistyanto (tiga dari kiri) bersama jajaran KPU dan Bawaslu saat memberikan pernyataan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (3/1/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim), Komjen Pol Arief Sulistyanto, menegaskan siap mengusut tuntas kasus penyebaran hoaks tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos.

Semua pihak yang diduga terkait dengan hoaks di media sosial (medsos) itu juga akan dipanggil untuk memberikan keterangan.

"Bapak Kapolri sudah memberikan instruksi kepada saya untuk menuntaskan masalah ini sampai ketemu siapa yang pengunggah pertama dan penyebar berita yang tidak benar," kata Arief di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (3/1/2019).

 Komjen Pol Arief Sulistyanto menambahkan, Bareskrim akan bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) untuk mengatasi masalah yang berpotensi mengganggu kelancaran pemilu.

Tim Siber Bareskrim Polri Tindak Lanjuti Twit Andi Arief terkait Surat Suara Tercoblos

Termasuk, penyebaran hoaks.

Selain itu, dia juga akan memanggil semua pihak yang berkaitan dengan beredarnya hoaks tersebut sesuai dengan ketentuan hukum.

"Ya akan dipanggil, identifikasi semua," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

"Proses hukum juga akan tetap berjalan sebagaimana mekanisme yang ada."

Sebut Hoaks Surat Suara Tercoblos Menyesatkan, Moeldoko: Sangat Merugikan TKN Jokowi-Maruf

"Pasti semua yang ingin melakukan kekacauan akan kita selesaikan," ucap Komjen Pol Arief Sulistyanto menegaskan.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, hoaks mengenai tujuh kontainer surat suara pemilu tercoblos, tersebar melalui sejumlah platform, seperti YouTube, Facebook dan WhatsApp.

Halaman
123
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved