Warga Bantaran Kali Kebo di Plesungan Karanganyar Dekat Solo Keluhkan Bau Busuk Air Sungai Tercemar

Warga yang tinggal di bantaran Kali Kebo mengeluhkan bau tak sedap dari air yang tercemar.

Warga Bantaran Kali Kebo di Plesungan Karanganyar Dekat Solo Keluhkan Bau Busuk Air Sungai Tercemar
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Aliran sungai Kali Kebo di Desa Sulurejo yang Air Sungainya tercemar, Solo, Jumat (4/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga yang tinggal di bantaran Kali Kebo mengeluhkan bau tak sedap dari air yang tercemar.

Diketahui Kali Kebo merupakan salah satu anak sungai Bengawan yang mengalir di RW 09, RT 10, Desa Sulurejo, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar yang berdekatan dengan Kota Solo.

"Saat musim hujan ini tambah bau sungainya, itu terjadi mulai pukul 23.00 WIB - 03.00 WIB," kata salah satu warga, Imron kepada Tribunsolo.com Jumat (4/12/2018) siang.

"Sebenarnya sudah dari dulu bau tapi ini sudah sangat menyengat dan menganggu," katanya.

Lokasi Wisata Baru: Susur Sungai Menjing di Gayam Sukoharjo, Bayarnya Cuma Rp 15 Ribu

Pengendara saat melintas di atas sungai Kali Kebo di Desa Sulurejo, Solo, Jumat (4/1/2019)
Pengendara saat melintas di atas sungai Kali Kebo di Desa Sulurejo, Solo, Jumat (4/1/2019) (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Pantauan Tribunsolo.com, Kali Kebo terlihat berwarna cokelat kehitaman.

Terlihat beberapa sampah tergeletak di pinggiran sungai.

Imron membeberkan bahwa bau tersebut merupakan hasil dari limbah TPA Putri Cempo, sampah dari Kota Solo dan air tinja yang dibuang sembarangan.

Satpol PP Solo Intensifkan Edukasi Tidak Buang Sampah ke Sungai

Dirinya dan beberapa warga yang merasa terganggu pernah melaporkan hal tersebut ke Kelurahan Plesungan, namun tidak ada tanggapan yang berarti.

"Harusnya dari Kelurahan lapor ke Karanganyar dan diteruskan ke Solo," katanya.

"Bau tak sedap ini sudah lama sudah dari saya kecil tapi sampai sekarang masa tidak ada penyelesaiannya," katanya.

Tercemarnya air sungai tersebut menyebabkan air tanah di sekitar sungai juga mengandung logam.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved