Gagal Kuliah, Kini Mansur Sukses Bawa Kerajinan Tembaga Tumang Boyolali Mendunia Beromset Miliaran

Dia satu-satunya pemuda kampung yang merintis pemasaran produk-produk kerajinan kuningan dan tembaga milik warga ke calon pembeli.

Gagal Kuliah, Kini Mansur Sukses Bawa Kerajinan Tembaga Tumang Boyolali Mendunia Beromset Miliaran
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Muhammad Mansur di showroom miliknya di Dukuh Krajan RT 05 RW 14, Desa Tumang, Kabupaten Boyolali, Jateng, Sabtu (5/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Jauh dari hiruk pikuk perkotaan, Desa Tumang di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) membuktikan diri bisa memancarkan "kilaunya".

Meskipun berada di kaki Gunung Merbabu, tetapi tidak membuat sejumlah anak mudanya yang dicap "Wong Ndeso", lupa dengan kampung halamannya, sehingga bisa mengharumkan tanah kelahirannya itu mendunia.

Maklum, dari jalan utama (Jalan Raya Solo-Semarang) menuju ke lokasi yang terkenal berupa kerajinan kuningan dan tembaga itu, harus melewati hamparan pepohonan layaknya memasuki kawasan hutan.

Belum lagi, jalanan rusak karena setiap hari dilewati truk pengangkut pasir dan bebatuan dari lereng pegunungan yang hanya berjarak beberapa kilometer dari puncak Merbabu.

Polda Jatim Benarkan Vanessa Angel Ditangkap di Jawa Timur Terkait Kasus Prostitusi Online

Namun, ternyata kilau Desa Tumang yang menjadi sentra industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan kuningan dan tembaga sejak 200 tahun lalu itu, membuat sejumlah anak mudanya membuat terobosan kreatif untuk mengenalkan dan memasarkan produk asli leluhurnya dulu.

Tidak hanya di pasar domestik, tetapi sat ini pun, kian mendunia dengan banyaknya permintaan pembeli yang berasal dari berbagai negara di Benua Asia, Eropa hingga Amerika.

"Dulu hanya membuat dandang (alat menanak nasi)," celetuk Muhammad Mansur kepada TribunSolo.com, Sabtu (5/1/2019).

"Sejak 200 tahun yang lalu, tetapi mulai 1980 menjadi kerajinan inovatif dekoratif."

Ya, pria 40 tahun yang didaulat menjadi Ketua IKM Kerajinan Kuningan dan Tembaga Desa Tumang itu, menjadi salah satu orang yang berperan banyak memasarkan produk handmade Tumang ke pasar ekspor.

Halaman
1234
Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved