Hujan Abu dari Gunung Merapi, Aktifitas Warga Klaten Jawa Tengah Tak Terganggu

Hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi yang sempat mengguyur beberapa daerah di Klaten, Jawa Tengah, dikatakan tidak mengganggu aktifitas warga.

Hujan Abu dari Gunung Merapi, Aktifitas Warga Klaten Jawa Tengah Tak Terganggu
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Gunung Merapi mengalami hembusan dengan durasi 10-12 detik di Bronggang, Sleman, Sabtu (2/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi yang sempat mengguyur beberapa daerah di Klaten, Jawa Tengah, dikatakan tidak mengganggu aktifitas warga.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Bambang Giyanto, kepada awak media, Sabtu (5/1/2019).

"Hujan abu terjadi setelah adanya aktivitas Gunung Merapi yang mengeluarkan guguran lava pijar sekitar pukul 20.01 WIB, Jumat (4/1/2019)," katanya.

Merapi Keluarkan Lava Pijar pada Jumat Malam, 2 Desa di Klaten Hujan Abu

Menurut dia, dua desa yang terkena hujan abu tersebut yaitu Desa Tegalmulyo dan Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

"Dan untuk luncuran lava sejauh 1,2 kilometer (km) dan tidak parah, hanya berlangsung 20 menit," katanya.

Adanya hujan abu yang terjadi malam itu, BPBD Klaten langsung melakukan dropping masker kepada para warga.

Muntahan Lava Gunung Merapi pada Jumat Siang Capai Jarak 1 Kilometer

Bambang juga mengatakan beberapa hari terakhir ini Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar yang mengarah ke Kali Gendol, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pada pukul 00.53 WIB, kemarin, lava pijar pun juga sempat dimuntahkan Gunung Merapi tersebut.

Dan lava pijar tersebut hanya berlangsung dua menit saja. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved