Selama Tahun 2018 BBWS Bengawan Solo Temukan Banyak Popok Bayi Dibuang di Hilir Sungai Kota Bengawan

Selama kurun waktu 2018, Balai Besar Wilayah Sungai-Bengawan Solo (BBWS-BS) menemukan popok bayi sebagai limbah terbanyak di sungai bengawan.

Selama Tahun 2018 BBWS Bengawan Solo Temukan Banyak Popok Bayi Dibuang di Hilir Sungai Kota Bengawan
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Limbah popok bayi dibuang di sungai Kali Kebo, Kelurahan Mojosongo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selama kurun waktu 2018, Balai Besar Wilayah Sungai-Bengawan Solo (BBWS-BS) telah menemukan popok bayi sebagai limbah terbanyak di sungai bengawan.

Limbah popok bayi ini ditemukan di hilir sungai di Kota Bengawan.

Limbah popok masih sering ditemukan di Sungai Kalikebo, Mojosongo, Jebres, Solo.

Percaya Mitos, Warga Solo Buang Sampah Popok Bayi di Sungai, Aktivis Lingkungan Sulit Mengedukasi

Aktivis Pekarya Sungai Solo BBWS-BS, Sri Mahanani Budi Utomo membeberkan bahwa limbah popok tersebut dibuang karena lantaran masyarakat masih percaya mitos.

Masyarakat masih meyakini popok yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), bakal mempengaruhi kesehatan bayinya.

Dalam adat Jawa, hal ini terkait dengan kepercayaan yang di turunkan dari nenek moyang bahwa segala hal yang menyangkut dengan bayi tak boleh di buang sembarangan.

Hingga sampah bayi pun tidak boleh dibakar, karena dipercaya akan membuat bayi kulitnya menjadi gatal-gatal.

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Sungai

“Hal itu masih menjadi keyakinan yang dipercayai masyarakat Solo," katanya Jumat (4/1/2019) siang.

"Jika popok bayi dibuang ke TPA akan berakibat penyakit gatal pada diri bayi," katanya.

Hal tersebut menjadikan banyak orang masih memilih membuang popok ke sungai dari pada ke tong sampah.

Selama terjun dan aktif dalam pembersihan sungai di Solo, Sungai Kalikebo yang berada di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Mojosongo, Jebres merupakan sungai yang cukup parah tercemarnya.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved