PT Pertamina Terus Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Workshop Sriekandi Patra di Boyolali

PT Pertamina melalui sentra batik bernama Workshop Sriekandi Patra yang ada di Boyolali, berkomitmen untuk terus ikut serta berdayakan masyarakat.

PT Pertamina Terus Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Workshop Sriekandi Patra di Boyolali
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
acara di Workshop Sriekandi Patra Boyolali bersama pemain IBL Pertamax All Star 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Pertamina (Persero) melalui sentra batik bernama Workshop Sriekandi Patra yang ada di Boyolali, berkomitmen untuk terus ikut serta berdayakan masyarakat penyandang disabilitas.

Adanya sentra batik ini juga untuk mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Terminal BBM Boyolali.

Sementara Workshop Sriekandi Patra didirikan pada bulan April tahun 2018 dengan nilai bantuan sebesar Rp 150 juta, yakni dengan tujuan sebagai inkubasi bisnis, pusat edukasi difabel sekaligus pusat pembelajaran batik bagi masyarakat.

Pada, Selasa (8/1/2019), program CSR tersebut juga dimeriahkan bersama pemain IBL Pertamax All Star.

PT Pertamina MOR IV Jateng dan DIY: Penyaluran LPG Subsidi Akhir 2018 Naik 7 Persen

Operation Head Terminal BBM Boyolali, Abdul Wahid Nayu mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus membuktikan kepada stakeholder bahwa Terminal BBM Boyolali berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah operasionalnya.

"Berkat program CSR yang kami implementasikan, pada tahun 2018 kami diberikan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," katanya kepada Tribunsolo.com, Selasa (8/1/2019).

Hal tersebut membuktikan bahwa TBBM Boyolali telah memenuhi persyaratan sebagai unit bisnis yang patuh pada kepedulian lingkungan dan kehandalan operasionalnya.

Saat ini, Workshop Sriekandi Patra telah membina lima orang difabel dan empat orang relawan.

"Ke depan, kami berharap bahwa workshop ini dapat berkembang dan ter-replikasi ke tingkat kabupaten serta terwujudnya satu model desa inklusi," tambah Nayu.

Mulai Sabtu (5/1/2019) Pertamina Turunkan Harga Pertalite, Pertamax hingga Dex

Sementara Pjs Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region IV Jawa Tengah-DIY, Arya Yusa Dwicandra mengatakan bahwa Proper untuk kategori Emas merupakan Peringkat tertinggi bagi Perusahaan yang dinilai telah berhasil meningkatkan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dan melakukan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan.

"Acara syukuran sekaligus kunjungan para pemain IBL Pertamax all star pada hari ini diharapkan dapat menjadi salah satu pemacu semangat para difabel dan masyarakat sekitar untuk terus menjadikan program CSR ini berkembang kedepannya," tutup Arya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved