Kendal Yancy Bermain Agresif, Stapac Tundukkan Pacific di Laga Pertama Seri ke-4 IBL

Stapac berhasil memetik kemenangan di laga pertama seri keempat setelah menundukkan Pacific Caesar Surabaya 77-55 Di Sritex Arena, Solo, Kamis (10/1).

Kendal Yancy Bermain Agresif, Stapac Tundukkan Pacific di Laga Pertama Seri ke-4 IBL
Dokumentasi IBL
Dokumentasi Stapac Jakarta saat memetik kemenangan di laga pertama seri keempat melawan Pacific Caesar Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Stapac berhasil memetik kemenangan di laga pertama seri keempat setelah menundukkan Pacific Caesar Surabaya 77-55 Di Sritex Arena, Solo, Kamis (10/1/2019) malam.

Pacific mengawali laga dengan bermain apik.

Mereka unggul 20-17 pada kuarter pertama dan disambung kuarter masih menyulitkan Stapac.

Walaupun Stapac mengakhiri babak pertama dengan unggul tipis 38-36.

Aksi Wayne Bradford Bawa Pelita Jaya Raih Kemenangan Perdana di Seri Keempat IBL Pertamax 2018-2019

Titik balik terjadi pada kuarter ketiga, Stapac menjauh dengan mencetak 20 poin berbanding hanya enam angka yang dibuat Pacific.

Stapac unggul 58-42.

Kuarter terakhir berhasil dikendalikan dan Stapac mempertahankan kemenangan 77-55.

"Start kami jelek, anak-anak tidak mengikuti rencana bermain yang disusun," kata pelatih Stapac, Giedrius Zibenas usai pertandingan, Kamis (10/1/2019) malam.

Kendal Yancy mencetak 20 angka bagi Stapac ditambah Savon Goodman membuat double-double dengan 23 angka dan 12 rebound.

"Kendal bermain agresif baik dalam drive maupun membantu rebound," puji Zibenas.

Sebaliknya pelatih Pacific Kencana Wukir mengeluhkan kurang konsistennya pasukannya.

Inilah 5 Negara yang Jadi Lawan Terberat di Cabor Basket Asian Para Games 2018

"Awal gim sesuai rencana tetapi kemudian kami sering buat kesalahan, dan saat berusaha mengejar angka, anak anak justru bermain terburu buru," kata Wukir.

Turn over Pacific membuahkan 24 angka bagi Stapac.

"Kuarter ketiga start kami lamban, offense kurang baik dan persentase rebound juga tidak bagus," ujar Wukir.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved