Pilpres 2019

Cuti Bersyarat Setiyardi Budiono Akan Dicabut Menkumham Jika Terbitkan Obor Rakyat Lagi

Menkumham Yasonna Laoly mengingatkan Pemred Tabloid Obor Rakyat Setiyardi Budiono, yang berstatus cuti bersyarat, agar tak mengulang kesalahannya.

Cuti Bersyarat Setiyardi Budiono Akan Dicabut Menkumham Jika Terbitkan Obor Rakyat Lagi
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Menkumham, Yasonna Hamonangan Laoly saat tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (3/7/2017). Yasonna Hamonangan Laoly diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengingatkan Pemimpin Redaksi Obor Rakyat, Setiyardi Budiono, yang masih berstatus cuti bersyarat, agar tak mengulang kesalahannya.

Ia mengatakan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham bisa mencabut status cuti bersyarat Setiyardi bila kembali melakukan tindak pidana

Hal itu disampaikan Yasonna menanggapi Setiyardi yang menyatakan akan kembali menerbitkan Obor Rakyat.

"Direktur Kamtib (keamanan dan ketertiban) dan Kanwil saya sudah panggil karena dari Facebook saya dapat indikasi dia mau lakukan sesuatunya," ujar Yasonna saat ditemui di perayaan HUT ke-46 PDI-P di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1/2019) malam.

Setiyardi Budiono Sebut Tabloid Obor Rakyat Akan Segera Diterbitkan Lagi

Sehari sebelum pemungutan suara, Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat kiriman tabloid Obor Rakyat, Selasa (8/7/2014).
Sehari sebelum pemungutan suara, Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat kiriman tabloid Obor Rakyat, Selasa (8/7/2014). (KOMPAS.com/ Ahmad Winarno)

"Maka saya bilang, kalau macam-macam, masuk (penjara lagi)."

"Karena dia masih cuti bersyarat, bisa dicabut," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Ia menghargai hak Setiyardi untuk menyampaikan pendapat di ruang publik, namun jangan melanggar aturan.

"Hak dia kami hargai, (tapi) kalau melakukan hal tidak benar ya sudah, dia mau masuk lagi," lanjut Yasonna.

Ungkap Penyesalannya, La Nyalla: Saya Dulu yang Isukan Jokowi PKI dan Sebar Tabloid Obor

Diberitakan TribunSolo.com, Setiyardi mengungkapkan bakal menerbitkan kembali tabloid tersebut dalam waktu dekat.

Dua terdakwa perkara dugaan pencemaran nama baik Joko Widodo melalui tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono dan Darmawan Sepriosa, dalam  sidang pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2016).
Dua terdakwa perkara dugaan pencemaran nama baik Joko Widodo melalui tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Budiono dan Darmawan Sepriosa, dalam sidang pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2016). (KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADO)

"Insya Allah Obor Rakyat akan kembali terbit dalam waktu dekat, saat ini saya bersama dengan rekan saya sedang menyiapkan terbit kembali Obor Rakyat," kata Setiyardi dalam video yang tayang di situs Kompas TV.

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved