Ketua Himki Solo Raya: Nilai Ekspor 2018 Naik 20 Persen, Efek Perang Dagang AS - Tiongkok

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Solo Raya menyebut terdapat kenaikan nilai ekspor saham sebesar 20 persen.

Ketua Himki Solo Raya: Nilai Ekspor 2018 Naik 20 Persen, Efek Perang Dagang AS - Tiongkok
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ketua Himki Solo Raya, Adi Dharma S. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Solo Raya menyebut terdapat kenaikan nilai ekspor saham sebesar 20 persen.

Kenaikan secara year on year (yoy) di 2018 dibandingkan 2017.

Ketua Himki Solo Raya, Adi Dharma S. berujar adanya kinerja yang positif ini juga merupakan dampak dari perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

"Jadi dapat dikatakan perang dagang tersebut mulai berdampak positif bagi pertumbuhan sektor industri mebel dalam negeri," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (10/1/2019).

HIMKI Solo Raya Sebut Pasar Furnitur saat Ini Didominasi Produk Home Living

Artinya selama perang dagang tersebut eksistensi perang produk Indonesia eksistensinya terangkat.

Ia mengatakan jika sebelumnya banyak konsumen di AS yang mengambil produk dari Tiongkok, pascaperang dagang tersebut banyak yang akhirnya melakukan pembelian dari Indonesia.

Menurut dia, secara nasional nilai ekspor di sepanjang tahun 2018 sebesar 1,7 miliar dolar AS.

"Walaupun memang, masih belum mencapai target oleh pemerintah sebesar 5 miliar dolar AS," katanya.

Namun memang, capaian tersebut sudah baik, karena target 5 miliar dolar AS itu merupakan target 2 hingga 3 tahun ke depan. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved