Pemilu 2019

Ponpes Ta'mirul Islam Solo Gelar Silaturahmi dan Deklarasi Mendukung Kampanye Damai Pemilu 2019

Santri di Ponpes Ta'mirul Islam, Laweyan, Solo, menggelar silaturahmi sekaligus deklarasi bersama dengan para tokoh untuk dukung kampanye damai.

Ponpes Ta'mirul Islam Solo Gelar Silaturahmi dan Deklarasi Mendukung Kampanye Damai Pemilu 2019
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Silaturahmi Umat Islam Surakarta untuk pemilu damai di Ponpes Ta'mirul Islam, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (11/1/2019).  

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Santri di pondok pesantren (Ponpes) Ta'mirul Islam, Kecamatan Laweyan, Kota Solo menggelar silaturahmi sekaligus deklarasi bersama dengan tokoh agama dan masyarakat untuk mendukung kampanye damai dalam pemilu 2019.

Pimpinan Ponpes Ta'mirul Islam Solo, Muhammad Ali Naharussurur mengatakan, para santri, tokoh agama dan masyarakat sepakat mendukung kampanye damai dalam pelaksanaan pemilu yang akan digelar April 2019 mendatang.

"Sebagai wujud uswatun hasanah, santri sepakat untuk ikut menjaga pemilu damai 2019," kata dia saat Silaturahmi Umat Islam Surakarta untuk pemilu damai di Ponpes Ta'mirul Islam, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (11/1/2019). 

Komisioner KPU: Daftar Pertanyaan Sudah Diberikan kepada Masing-masing Paslon Pilpres 2019

Kegiatan silaturahmi sekaligus deklarasi yang diikuti puluhan santri, tokoh agama dan masyarakat itu, juga diisi dengan pembacaan doa bersama meminta persatuan dan kesatuan di Indonesia dipelihara sepanjang masa.

Santri menurut Abah Ali begitu panggilan akrab Muhammad Ali Naharussurur itu berharap, perbedaan pilihan dalam pemilu tidak menjadi penghancur persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

"Jangan sampai persatuan retak, karena saat ini sudah dibangun dengan baik," terang dia.

Debat Perdana Pilpres 2019: Paslon Diharapkan Sampaikan Prioritas Komitmen di Bidang Hukum dan HAM

Sebelum menutup acara silaturahmi, para peserta menggelar deklarasi bersama untuk mewujudkam pemilu yang damai dan menjaga kondusifitas di Kota Solo. 

"Jangan mau dimanfaatkan untuk meretakkan kebhinekaan ini," harap dia. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved