Presiden Jokowi Sebut Ia Rela Dibenci Asal Hidup Rakyat Bisa Diperbaiki

Adil menurut Jokowi adalah peka melihat persoalan di setiap wilayah, bahkan yang terpencil sekalipun

Presiden Jokowi Sebut Ia Rela Dibenci Asal Hidup Rakyat Bisa Diperbaiki
SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Rakernas Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf di Hotel Empire Palace Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Bunyi sila kelima dalam Pancasila itu benar-benar ingin diwujudkan Joko Widodo (Jokowi) ketika terpilih menjadi Presiden RI pada Pilpres 2014 lalu dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Adil bagi rakyat menurut saya adalah bukan sekedar membagikan hadiah atau stimulus rata pada rakyat sehingga yang senang semakin senang dan yang miskin bisa tertawa."

"Tidak," ulas Jokowi mengutip dalam buku nya yang bertajuk "Jokowi Menuju Cahaya", Kamis (10/1/2019).

Pengurus GP Ansor Bertemu Presiden Jokowi di Istana, Apa yang Dibahas?

Dalam buku karya Alberhiene Endah tersebut dituliskan, adil menurut Jokowi adalah peka melihat persoalan di setiap wilayah, bahkan yang terpencil sekalipun dan berusaha mengantarkan mereka pada keadaan kondusif untuk meraih kehidupan lebih baik.

Lantas, langkah apa yang diambil Jokowi agar keadilan di negeri ini dapat terwujud? Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan, Pembangunan yang merata adalah salah satu cara yang diambil Jokowi agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mudah mendapat akses dalam menjalankan roda perekonomian mereka.

Contoh, ketika petani di pedalaman susah menjual hasil buminya lantaran jalan di tempat tinggalnya masih buruk.

Pupuk dan bibit yang mereka beli untuk melanjutkan pertanian pun didapat dengan harga mahal lantaran mahalnya biaya logistik.

PDI-P Kirim Karangan Bunga Jelang Peresmian Posko BPN Prabowo-Sandi di Dekat Kediaman Jokowi

"Saya juga melihat Indonesia yang masih gemar memelihara birokrasi yang ruwet," terang Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi terus melakukan perbaikan dengan memangkas segala perizinan yang menurutnya tidak perlu sehingga perekonomian bisa berjalan dengan cepat.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved