Gelar Operasi Cipta Kondisi, Polres Boyolali Periksa Pengendara di Sejumlah Perbatasan Solo

Polres Boyolali menerjunkan 550 personel dalam rangka Operasi Cipta Kondisi, Minggu (13/1/2019).

Gelar Operasi Cipta Kondisi, Polres Boyolali Periksa Pengendara di Sejumlah Perbatasan Solo
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro saat memeriksa pengendara di persimpangan Bangak, Jalan Raya Solo-Semarang di Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Minggu (13/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Polres Boyolali menerjunkan 550 personel dalam Operasi Cipta Kondisi, Minggu (13/1/2019).

Dari pantauan TribunSolo.com, ada sejumlah titik yang digunakan untuk operasi tersebut, di antaranya di persimpangan Bangak, Jalan Raya Solo-Semarang di Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

Tampak di jalan masuk ke Kota Solo itu, ada puluhan polisi bersenjata lengkap memeriksa pengendara baik roda dua maupun roda empat dipimpin Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

"Kita ikut menjaga kondisifitas, jangan sampai ada yang membawa sentaja tajam (sajam) atau surat tidak lengkap," kata dia.

Pamer Cincin di Jari Manis, Siti Badriah Mengaku Dilamar Kekasihnya di Korea Selatan

Saat disinggung apakah razia berkaitan dengan aksi perusakan dan sweeping di Kota Solo, Sabtu (13/1/2019) malam, Kusumo membenarkan.

"Termasuk ada kaitannya kejadian di Solo tadi malam," aku dia.

Dia menerangkan, razia dilakukan di beberapa titik di Kabupaten Boyolali yang berbatasan dengan Kota Solo.

"Ada 550 anggota kami minta berjaga dan memeriksa pengendara," terangnya. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved