Petisi Turunkan Harga Tiket Pesawat Tak Pengaruhi Okupansi Garuda Indonesia di Solo

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airlines memastikan harga tiket sesuai dengan aturan batas atas yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan.

Petisi Turunkan Harga Tiket Pesawat Tak Pengaruhi Okupansi Garuda Indonesia di Solo
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Maskapai Garuda Indonesia di Bandara Adi Soemarmo Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia Airlines (GIA) memastikan harga tiket sesuai dengan aturan batas atas yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan.

Sebelumnya, muncul petisi dari warganet yang menyuarakan "Turunkan Harga Tiket Pesawat".

Hingga Minggu (12/1/2019), hampir 180 ribu warganet yang menandatangani petisi tersebut.

Menanggapi hal tersebut General Manajer Garuda Indonesia Kantor Cabang Surakarta, Hendrawan, mengatakan tarif tiket masih dalam batas ketentuan yang sudah dikeluarkan oleh Kemenhub, yakni batas bawah dan batas atas.

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Solo-Madinah Ditunda, Jemaah Umrah Diarahkan ke Jakarta

"Saat ini tarif masih dalam batasnya dan dianggap wajar," katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (13/1/2019).

Pun masih dalam batas tarif penyesuaian harga tiket di saat permintaan mengalami kenaikan.

Karena lanjutnya, sudah jelas dalam aturan, tarif tiket pesawat udara terdiri dari batas bawah dan batas atas, dan ada basic fare-nya.

Khusus untuk Garuda Indonesia rute Solo-Jakarta, dikatakannya, basic fare atau tarif yang diatur oleh Kementerian Perhubungan Rp 1,045 juta.

Ada Masalah Teknis di Proses Biometrik, Garuda Indonesia Tunda Penerbangan Perdana Solo - Madinah

Jika termasuk pajak, tarifnya di angka Rp1.204.500 per penumpang.

Halaman
123
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved