DPKP Sukoharjo Bakal Renovasi 375 Rumah Tak Layak Huni Tahun Ini

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukoharjo tahun ini akan merenovasi 375 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

DPKP Sukoharjo Bakal Renovasi 375 Rumah Tak Layak Huni Tahun Ini
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukoharjo, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukoharjo tahun ini akan merenovasi 375 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Namun hingga pertengahan Januari 2019 ini, Dana Alokasi Khusus (DAK) masih dalam tahap konsultasi untuk menunggu SK dari Gubernur dan Bupati.

Hal diungkapakan Kasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Sukoharjo, Slamet Hidayat, kepada TribunSolo.com, Senin (14/1/2019).

"Pengerjaannya masih menunggu penetapan SK, DAKnya saja masih dikonsultasikan, mungkin paling cepat Februari 2019 nanti," katanya.

Bupati Sukoharjo Terima Penghargaan Adipura 2018 dari Wapres Jusuf Kalla

Dari DAK 2019 akan meronovasi 170 unit rumah tak layak huni yang keuangannya dari Kementerian Keuangan melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk kawasan kumuh.

Daerah tersebut terletak di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Gatak, Kecamatan Kartasura, dan Kecamatan Grogol.

"Di Kecamatan Gatak ada di Desa Sanggung 15 rumah, Desa Blimbing 15 rumah, dan Desa Trangsang 20 rumah," katanya.

"Di Kecamatan Kartasura ada di Desa Pucangan 65 rumah, dan di Kecamatan Grogol ada di Desa Kadokan 55 rumah," ujar Slamet.

Kasus Temuan Mayat Bayi Laki-laki di Sungai Lemsir Kartasura Sukoharjo, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Selain itu, untuk Kecamatan Weru akan mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swasta (BSPS) yang dananya berasal dari Kementrian PUPR.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved