Kasus Mercy vs Honda Beat, JPU Solo Sebut Kuasa Hukum Sama Sekali tak Punya Saksi Meringankan

Sidang lanjutan kasus Iwan Adranacus, kembali ditunda untuk kedua kalinya, Senin (13/1/2019) sore.

Kasus Mercy vs Honda Beat, JPU Solo Sebut Kuasa Hukum Sama Sekali tak Punya Saksi Meringankan
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Jalannya sidang kasus Mercy VS Honda Beat di Pengadilan Negeri Solo, Senin (14/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Sidang lanjutan kasus Iwan Adranacus, kembali ditunda untuk kedua kalinya, Senin (14/1/2019) sore.

Sedianya, sidang tersebut beragendakan pembacaan replik oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo, Titiek Maryani dan Satriawan

"Terhadap keterangan para saksi ahli, kuasa hukum tidak mengutip secara lengkap keterangan para ahli padahal JPU merangkum lengkap dalam surat tuntutan," kata JPU Kejari Kota Solo, Titiek Maryani di tengah sidang, Senin (14/1/2019) sore, di Pengadilan Negeri Solo, Jateng.

"Kuasa hukum meragukan kesaksian saksi atas dasar asumsi sendiri," tambahnya.

Kasus Mercy VS Honda Beat di Solo, Ayah Korban Ingin Iwan Dibebaskan

Titiek mengatakan, seharusnya jika kuasa hukum membantah mesti ada saksi yang membantah keterangan saksi.

"Terdakwa dan kuasa hukum sama sekali tidak memiliki saksi meringankan," tambah Titiek.

"Satu satunya saksi adalah saksi pemberian santunan yang justru tidak tahu peristiwa," ujar Titiek.

Oleh karena itu, Titiek mengatakan pledoi atau pembelaan terdakwa harus dikesampingkan.

Kasus Mercy Vs Honda Beat di Solo, Kuasa Hukum Iwan Adranacus Pertanyakan Dasar Tuntutan JPU

Seusai pernyataan tersebut, Ketua Majelis Hakim yakni Krosbin Lumbangaol akhirnya memutuskan untuk menunda pembacaan duplik dalam sidang Iwan Adranacus.

Halaman
123
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved