Himki Solo Raya Sebut Pasar Domestik Berpotensi untuk Pengembangan Produk Furniture

Pasar domestik menjadi fokus bagi Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Solo Raya.

Himki Solo Raya Sebut Pasar Domestik Berpotensi untuk Pengembangan Produk Furniture
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Produk furniture di Rumah Kriya Banjarsari, Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pasar domestik menjadi fokus bagi Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Solo Raya.

Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Solo Raya, Adi Dharma S berujar, hal tersebut dilakukan dikarenakan kebutuhan produk furniture dalam negeri saat ini dinilai cukup potensial.

"Pun dari data yang ada menunjukkan nilai ekspor dan impor produk furniture saat ini hampir setara," katanya kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).

Bahkan permintaan pasar domestik sekarang cukup menjanjikan.

Untuk itu, pihaknya mendorong para produsen dalam negeri untuk bisa memaksimalkan potensi pasar tersebut.

Untuk eksistensi produk lokal hingga internasional memang perlu pengembangan pasar ekspor.

Namun, pasar domestik jangan sampai dilupakan, agar tidak dibanjiri oleh produk impor.

“Sehingga produk lokal Indonesia ini akan terus bertahan baik di pasar nasional maupun internasional," imbuhnya.

Sementara itu saat disinggung terkait evaluasi selama periode 2018, mengaku realisasi capaian ekspor produk furniture dalam negeri menunjukkan tren kenaikan.

"Adanya dampak perang dagang, malah mengerek produk lokal ke pasar dunia," tutupnya. (*)

 
 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved