Tahapan UMKM untuk Kantongi Sertifikat Halal dari MUI

LPPOM MUI Jawa Tengah mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mengantongi sertifikat halal untuk menunjukkan bahwa produk benar halal.

Tahapan UMKM untuk Kantongi Sertifikat Halal dari MUI
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Solo Halal Food Festival di Solo Paragon Lifestyle Mall. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Jawa Tengah mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantongi sertifikat halal untuk menunjukkan bahwa produk tersebut benar halal.

Sahabat Halal LPOM MUI Jateng Jajang Muhariansyah berujar hal tersebut bertujuan agar masyarakat semakin yakin dengan nilai halal produk tersebut.

"Pertama tahapan untuk memperoleh sertifikat halal yakni pelaku usaha perlu mengikuti persiapan dan pelatihan sistem," katanya kepada TribunSolo.com, saat ditemui di acara Solo Halal Food Festival, di Solo Paragon Lifestyle Mall, Jumat (18/1/2019).

Kemudian seusai pelatihan terkait jaminan halal, baru dilaksanakan pendaftaran.

Dalam pendaftaran juga akan dilakukan pemenuhan persyaratan dokumen.

Lantas, baru penerbitan sertifikat halal apabila memenuhi syarat.

Untuk sertifikat yang dikeluarkan juga per kelompok.

"Artinya, misalnya makanan tersebut mengandung daging dan telur maka sertifikat halal yang keluar juga dua," imbuhnya.

Sandiaga Uno Janji akan Bebaskan Pajak 0% untuk Pelaku UMKM pada 2 Tahun Pertama

Sementara terkait biaya, masing-masing usaha pun tidak sama.

Halaman
12
Tags
MUI
UMKM
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved