Jelang Hari Raya Imlek 2019, Permintaan Pernak-pernik di Solo Naik 10 Persen

Perayaan Imlek 2570/2019 pada Februari 2019 nanti menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pelaku usaha.

Jelang Hari Raya Imlek 2019, Permintaan Pernak-pernik di Solo Naik 10 Persen
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Penjual pernak-pernik Imlek di Pasar Gede Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRUBUNSOLO.COM,SOLO - Perayaan Imlek 2570/2019 pada Februari 2019 nanti menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pelaku usaha.

Satu di antaranya bagi pelaku usaha pernak-pernik khas Imlek.

Pemilik usaha Kageha di Kompleks Pasar Gede Solo, Jefry mengaku dibandingkan periode Imlek 2018 lalu, di 2019 ini terdapat kenaikan permintaan.

"Untuk pernak-pernik Imlek juga mengalami kenaikan meski masih sedikit sekitar 10 persen dibanding tahun lalu," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (22/1/2019).

Jelang Perayaan Imlek 2570, Perajin Lampion di Solo Sebut Permintaan Lampion Naik 10 Persen

Pernak-pernik tersebut antara lain dupa, lampion, dan kertas-kertas yang biasanya digunakan untuk beribadah.

"Dan yang paling laris dupa," imbuhnya.

Dan dibandingkan hari biasa, konsumsi dupa di momentum Imlek bisa dua hingga tiga kali lipat," katanya.

Harganya juga variatif mulai dari Rp 8.000 sampai Rp 100 ribu perkemasan tergantung ukuran dupa.

Sementara pihaknya juga mengaku di momentum Imlek harga pernak -pernik Imlek mengalami peningkatan.

Kenaikannya dibandingkan hari-hari sebelumnya atau hari biasa sekitar 5-10 persen. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved