Platform Keuangan Digital Kendi Bantu Pemkot Surakarta Susun Database UMKM

CEO Aplikasi Kendi Pietra Sarosa berujar sejauh ini para pelaku UMKM mengalami beberapa kendala, diantaranya pembukuan penjualan.

Platform Keuangan Digital Kendi Bantu Pemkot Surakarta Susun Database UMKM
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Jumpa pers pengembangan platform Kendi di Solo, Kamis (24/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Platform Keuangan Digital (Kendi) akan segera melantai di Solo dan bertujuan untuk memudahkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengatur manajemen keuangan sehari-hari.

CEO Aplikasi Kendi Pietra Sarosa berujar sejauh ini para pelaku UMKM mengalami beberapa kendala, diantaranya pembukuan penjualan.

"Melalui Kendi ini UMKM dapat lebih mudah proses pembukuannya, dan satu aplikasi yang sifatnya gratis bagi UMKM yang bermitra ini dapat simpel juga mengoperasikannya," katanya kepada Tribunsolo.com, saat FGD Keuangan Digital Kendi di Solo, Jumat (25/1/2019).

UMKM juga dengan mudah melakukan input data dengan prinsip one-handed.

Banjir Bandang di Jeneponto Sulsel, 13 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang, 438 Rumah Rusak

Data yang sudah masuk disecurity sehingga tidak bisa diubah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai penghubung, Kendi ini bisa membantu UMKM mendapatkan pinjaman modal, karena Pemberi pinjaman atau lender dapat melihat data secara jelas, sehingga kepercayaan antara UMKM dan lender dapat terbangun.

Sementara Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam hal ini Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Surakarta menyambut baik adanya platform tersebut.

"Karena segmentasinya UMKM jadi hataoake depan setelah 100 persen dapat dimanfaatkan dapat membantu kami dalam menyusun database UMKM di Kota Solo ini," kata Kasi Aplikasi Bidang Informatika Diskominfo SP Kota Surakarta, Risang Cantika Budi.

Proliga di Solo: Kalah Tiga Set Langsung, Pelatih Bank bjb Pakuan Sebut Bagian dari Strategi

Pihaknya berujar setidaknya melalui Dengan adanya sosialisasi dan FGD aplikasi keuangan digital ini mampu membuat pelaku UMKM lebih melek media.

Mereka bisa me-manajemen keuangan dan bisnis usahanya dengan rapi dan tercatat rapi.

Sehingga bisa mengetahu secara jelas pergerakan usaha dikembangkan. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved