Kepala Stasiun Solo Balapan Tampung Wacana Operasional Skybridge 24 Jam

Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto, mengaku belum dapat bicara banyak soal wacana pembukaan skybridge selama 24 jam.

Kepala Stasiun Solo Balapan Tampung Wacana Operasional Skybridge 24 Jam
TRIBUNSOLO.COM/FACUNDO CRYSNHA PRADIPHA
Lorong skybridge penghubung Terminal Tirtonadi-Stasiun Solo Balapan, difoto Senin (5/6/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto, mengaku belum dapat bicara banyak soal wacana pembukaan skybridge selama 24 jam.

Alasannya, sejauh ini pelintas skybridge belum begitu banyak.

Kepala Stasiun Solo Balapan menuturkan jika skybridge sampai kini biasa dilewati 100an orang.

"Data kami, sehari itu hanya 100an orang, data ini terkorfirmasi lewat boarding yang ada," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (30/1/2019) siang.

"Tapi wacana Ini sudah kami tanyakan kepada Kepala Daop VI, katanya jika bisa dimaksimalkan dengan keamanan boleb saja di buka 24 jam," imbuh dia.

KPI Minta Stasiun TV Evaluasi Para Presenter yang Sering Timbulkan Konflik

Jika memang skybridge harus beroperasi 24 jam, maka pihaknya siap menambah jumlah jam operasional.

Diketahui, skybridge atau jembatan penghubung antara Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solo Balapan telah beroperasi sejak Juni 2017.

Lewat pengoperasian skybridge ini, pelintas dari Stasiun Balapan ke Terminal Tirtonadi dan sebaliknya bisa menghemat waktu.

Jarak dari terminal ke stasiun memiliki berjarak 1,5 km dapat dipangkas menjadi 653 meter dengan menggunakan skybridge ini.

Penumpang juga tidak perlu menambah ongkos ojek atau taksi.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved